Kamis, 07 Mei 2015 - 17:22:50 WIB - Viewer : 9832

Baru Empat Bulan, Polda Sumsel Amankan 218,5 Ton Minyak Mentah

Kabid Humas Polda Sumsel R Djarod Padakova menyampaikan bahwa sejak Januari 2015 lalu hingga April 2015, Polda Sumsel berhasil mengamankan 218,5 ton minyak mentah di wilayah Sumsel dari 9 kasus tangkapan tindak pidana minyak dan gas (Migas).

AMPERA.CO, PalembangSejak Januari 2015 lalu hingga April 2015, Polda Sumsel berhasil mengamankan 218,5 ton minyak mentah di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel). Minyak mentah tersebut dikumpulkan dari 9 kasus tangkapan tindak pidana minyak dan gas (Migas).

"Hanya empat bulan saja, Polda Sumsel sudah menangani 9 kasus tangkapan migas di wilayah Sumsel. Seluruh minyak itu ada yang dari tangki tronton, kapal tangker dan kapal motor, sekitar 200 ribu liter," kata Kabid Humas Polda Sumsel R Djarod Padakova, Kamis (7/5).

Selain minyak mentah, sambung Djarod, selama kurun waktu tersebut Polda Sumsel berhasil menyita 9.240 liter solar sulingan. Penangkapan tersebut dilakukan Polda Sumsel dan dua Polres. Dengan rincian, Polda Sumsel mengungkap enam kasus dengan enam tersangka.

"Barang bukti yang disita 5 tangki tronton, 1 unit kapal tangker, 2 unit kapal motor dengan rincian minyak mentah 156,5 ton atau 156.500 liter, solar 80 liter dan solar sulingan 1.540 liter," jelas Djarod.

Selain Polda Sumsel, dikatakan Djarod, dari 9 kasus tersebut ada 2 kasus yang ditangani Polresta Palembang dengan 2 tersangka dengan jumlah barang bukti 2 tangki tronton minyak mentah ilegal sebanyak 62 ton. Kemudian, Polres Banyuasin menangani 1 kasus dengan 1 tersangka dan barang bukti minyak solar sulingan sebanyak 7.700 liter.

"Dari sembilan kasus ini dimana yang ditetapkan sebagai tersangka ada yang dari sopir dan pemiliknya juga. Jadi ini hanya tindak pidana pencurian migas," kata Djarod.

Dikatakannya, pihaknya sudah membentuk tim khusus yang akan menangani operasi kejahatan dibidang migas. Sehingga, jumlah kejahatannya ini dapat diminimalisir atau dicegah.

"Kasus ini menjadi perhatian. Makanya, tim ini dibentuk atas perintah langsung oleh Kapolda Sumsel," tutupnya. (AM9)

    Simak Berita lainnya seputar topik artikel ini :

  • isu-bbm