Senin, 30 Nov 2020 - 16:44:00 WIB - Viewer : 2796

Berikut Skenario Haji Tahun 2021

Ed : Fery

Kakanwil Kemenag Sumsel, Mukhlisuddin

AMPERA.CO, Palembang - Kakanwil Kemenag Sumsel, Mukhlisuddin, mengatakan, ada beberapa skenario penyelenggaraan haji tahun 2021.

Pertama adalah penyelenggaraan haji tetap dilaksanakan, baik dengan kuota normal atau dengan pembatasan kuota.

Untuk kuota normal, skenario ini mengasumsikan haji diselenggarakan dalam situasi risiko krisis relatif kecil yang ditandai perkembangan situasi berangsur kondusif dengan segala bentuk pelayanan di Arab Saudi relatif berjalan normal.

Kemudian, pembatasan kuota, skenario ini mengasumsikan haji tetap diselenggarakan tapi dengan pembatasan kuota akibat situasi di Arab Saudi yang masih berisiko atau jemaah yang berisiko, sekalipun penyelengaraan haji tetap berjalan.

Kuota diperkirakan dikurangi hingga 50 persen dengan pertimbangan ketersediaan ruang yang cukup untuk mengatur Social dan physical distancing.

"Skenario ini memaksa adanya seleksi lebih mendalam terhadap jemaah yang berhak berangkat tahun ini dan petugas yang sudah terpilih. Skenario ini menitikberatkan pada prioritas untuk menyesuaikan dengan term and condition yang disepakati Misi Haji Indonesia dan pemerintah Arab Saudi," kata, Kakanwil Kemenag Sumsel, Mukhlisuddin, saat membuka acara, sosialisasi dan evaluasi pelaksanaan Haji dan Umrah di lingkungan Kemenag Kota Palembang Tahun 2020 di Hotel Zuri, Palembang, Senin (30/11/2020).

Kemudian sambungnya, skenario pemberangkatan haji dibatalkan, menggunakan asumsi bahwa kondisi Arab Saudi belum memungkinkan untuk penyelenggaraan haji sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.

Pemerintah kerajaan Arab Saudi menutup pintu bagi jemaah haji dari negara manapun, termasuk dari Indonesia. Kementerian Agama tidak cukup waktu mempersiapkan penyelenggaraan ibadah haji akibat cepatnya perubahan kebijakan pemerintah Arab Saudi, atau Pemerintah Indonesia mengambil keputusan untuk tidak mengirimkan jemaah haji karena alasan keselamatan.

"Pandemi Covid-19 membuat Pemerintah Indonesia tidak memberangkatkan jamaah haji pada musim haji 2020. Tahun 2021 belum bisa dipastikan, dengan ada beberapa skenario yang saya uraikan tadi, mudah-mudahan tahun ini pandemi covid-19 sudah berkahir, sehingga masyarakat Indonesia yang sudah mendaftar bisa berangkat haji dan umroh tahun depan," pungkasnya.

 

    Simak Berita lainnya seputar topik artikel ini :