Senin, 04 Feb 2019 - 22:10:00 WIB - Viewer : 388

Bersedekahlah Pada Tempatnya

Tim / Ed : Fery

AMPERA.CO, Palembang - Selain untuk meraih ganjaran pahala, bersedekah tentunya juga dari panggilan hati. Namun ada yang perlu diwaspadai ketika akan memberi sedekah pada pengemis atau gelandangan yang ada di jalanan. Bukannya membawa kebaikan, justru bisa membuat kita melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 12 tahun 2013 tentang pembinaan anak jalanan, pengemis dan gelandangan.

Oleh itu, Dinas Sosial Palembang mengimbau agar masyarakat bisa bersedekah ketempat yang memang resmi. Misalnya panti asuhan, masjid dan lainnya. Apabila ada yang bersedekah pada pengemis dijalanan, ada sangsi menanti.

"Kami minta semua pihak dapat mengawasi praktik pemberian sedekah di jalanan, karena ada ancaman kurungan badan bagi yang melanggar, ingat, kami tidak melarang sedekah, hanya saja sedekah itu ada tempatnya, yang resmi dan terdaftar, bukan di jalanan," kata Sekretaris Dinsos Palembang, Ikhsan Tosni, Senin (4/2).

Ikhsan menambahkan, Perda Kota Palembang tentang pembinaan anak jalanan, pengemis dan gelandangan, diatur soal sanksi bagi pemberi sedekah yakni sebesar Rp 50 juta serta kurungan penjara hingga tiga bulan. Dimana penindakannya kembali ke Satpol PP Palembang.

Menurutnya, Perda itu cukup efektif, dimana tahun 2017, total anjal, pengemis, gelandangan dan orang gila yang berhasil terjaring yakni sebesar 400 orang sedangkan ditahun 2018 yakni sebanyak 200 orang.

"Kebanyakan pengemis ini berasal dari luar Palembang, misalnya dari Sukabumi, Jawa Barat, dan daerah lainnya," katanya.

Ia berharap kedepan masyarakat juga ikut membantu untuk memberantas anak jalanan, pengemis, gelandangan dan orang gila seperti tidak memberi uang kepada golongan tersebut.

"Dengan begitu, maka golongan itu akan malas dan pergi. Kami juga mengimbau agar melaporkan jika masih ditemukan golongan tersebut," pungkasnya.

Komentar Berita