Kamis, 11 Mei 2017 - 00:11:00 WIB - Viewer : 1472

Bitter Sweet : Indie Rock Punya Warna Tersendiri

Oleh : Friska Mariaty / Ed : Feri

AMPERA.CO, Medan - Bitter Sweet, band lokal asal Medan beraliran indie rock, punya cara sendiri untuk menarik para pendengar dengan keunikan aliran musik mereka, walau mungkin masih belum banyak anak muda yang belum mengerti dengan aliran musik seperti ini.

Bagi Bitter Sweet, banyaknya penikmat musik yang belum mengetahui tentang aliran musik indie rock, menjadi kesempatan bagi mereka walau tidak mudah untuk mencari pendengar di Kota Medan yang menyukai aliran seperti Bitter Sweet.

Untuk membuktikan bahwa aliran-aliran musik seperti itu tidak dipandang sebelah mata, para personil band menunjukan eksistensi mereka dengan sering diundangnya Bitter Sweet dari panggung ke panggung, baik itu acara kecil maupun besar.

Butuh waktu untuk mencari pendengar setia, tapi hal tersebut tidak mematahkan semangat mereka. Seperti namanya, Bitter Sweet pasti sudah mengalami pahit manisnya di atas panggung. Belum lagi adanya beberapa band yang mengusung aliran yang sama dengan Bitter Sweet, membuat mereka harus berjuang lebih keras untuk menaikkan nama Bitter Sweet.

Band yang terbentuk pada Juli 2015 ini juga tidak henti-hentinya menciptakan karya asli yang membuat mereka semakin dikenal masyarakat Medan. Enam lagu Bitter Sweet diantaranya This One Pretty Liar, Midnight, Dreptomania, Lost, Pure Love, dan Eastern. Hampir semua lagu tersebut bercerita tentang percintaan remaja.

Lagu yang mereka ciptakan pun juga berasal dari pengalaman pribadi masing-masing personil. Seperti contohnya lagu This One Pretty Liar, dari judulnya saja cukup jelas mendeskripsikan sebuah kisah cinta.Lirik yang terdapat di dalamnya merupakan pengalaman pribadi sang vokalis, Ferri. Ia mencurahkan isi hatinya tentang sakit hati seorang pria terhadap perempuan. “Makna dari lagu ini sebenarnya adalah seorang cewek yang suka memberi harapan palsu alias PHP,” ujar Ferri. Sama halnya dengan para personil lain, mereka juga mengartikan lirik tersebut hampir sama dengan Ferri. Untuk lagu Midnight sendiri, Bitter Sweet menjelaskan arti dari liriknya, yaitu seorang pria galau yang bertingkah aneh di suatu bar.

Lagu-lagu yang ditulis oleh Bitter Sweet merupakan bentuk penghargaan mereka terhadap karya anak bangsa, bahwa mereka sebagai pemuda-pemudi bangsa Indonesia juga bisa menciptakan karya yang luar biasa dan meningkatkan kreatifitas dalam bermusik. “Jangan labil, konsisten, berusaha, dan berani tampil beda,” pesan Satria kepada teman-teman yang akan memulai suatu karya. Bitter Sweet tidak tidak takut jika berbeda dengan band-band lain, hal tersebut malah menjadi nilai plus mereka. Untuk kedepannya, band yang mengidolakan Artic Monkeys ini akan membuat projek terbaru yang akan rilis dalam waktu dekat ini.

    TAGS   :   #muda

Komentar Berita