Sabtu, 09 Feb 2019 - 00:35:00 WIB - Viewer : 198

Bupati Lahat Belajar Atasi Masalah PDAM ke Palembang

rep : AT.Putra/Ed:Feri

AMPERA.CO

AMPERA.CO, Palembang - Bupati Lahat Cik Ujang bersama jajarannya meminta bantuan kepada Walikota Palembang untuk menyehatkan perusahaan plat merah yang sedang sakit alias butuh pendampingan, guna memaksimalkan pelayanan pada masyarakat.

"Kita sengaja datang kesini, untuk membicarakan bagaimana cara menyehatkan PDAM di Kabupaten Lahat. Karena di Kota Palembang ini PDAM nya sudah sehat," katanya, usai menemui Walikota Palembang, Harnojoyo di kediaman dinasnya, Jumat (8/2).

Cik Ujang mengaku, ada beberapa faktor yang menyebabkan PDAM Kabupaten Lahat tersebut tidak sehat, diantaranya adalah pengelolaan air bersih sampai dengan sistem manajement termasuk SDM (Sumber Daya Manusia) yang dimiliki.

"Banyak hal yang ingin kami pelajari agar PDAM kami sehat, mulai dari orangnya, pengelolaan dan manajement," ujarnya.

Ia menambahkan, dipilihnya Palembang sebagai tempat belajar, karena sejauh ini PDAM Palembang dinilai cukup sehat. Hal itu terbukti dari laba bersih yang dihasilkan sebesar Rp55 miliar.

"Pokoknya kami minta bantu PDAM Palembang. Karena mereka cukup sehat, dan sudah menghasilkan untung untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Palembang Rp55 miliar. Kalo PDAM Lahat masih didukung terus sama Pemkab Lahat," katanya.

Sementara itu, Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan PDAM Tirts Musi Palembang siap membantu PDAM Tirta Lematang Kabupaten Lahat. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan Bupati Lahat adalah, penyediaan SDM yang mumpuni, agar PDAM ini dapat menjadi yang terbaik dari segala sisi.

"Kuncinya, SDM nya bisa memberikan komitmen, baik komitmen memberikan pelayanan, dan pembenahan internal," katanya.

Harnojoyo menjelaskan, semua telah memiliki rumusan dan perhitungan, jangan sampai SDM nya berlebihan. Contoh untuk 1000 pelanggan hanya butuh enam orang.

"Ada ratio PDAM, dimana 1000 pelanggan hanya butuh enam orang. Pelanggan kita 280.000, karyawan kita cuma 600 orang, padahal kebutuhan 1400 orang. Tapi kita ingin memaksimalkan SDM yang ada termasuk kesejahteraannya," pungkasnya.



    TAGS   :

Komentar Berita