Sabtu, 29 Apr 2017 - 16:01:00 WIB - Viewer : 13036

Cegah Karhutla, Aiptu Rozali Muslim lakukan patroli dialogis di desa-desa

Rep : Sahri R / Ed : Feri

AMPERA.CO

AMPERA.CO, Sekayu – Banyak upaya dilakukan untuk mencegah terjadi pembakaran hutan dan lahan (karhutla). Salah satunya adalah sosialisasi tentang karhutla oleh Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibnas) kepada warga di pedesaan yang rawan akan terjadi karhutla, seperti yang dilakukan Aiptu Rozali Muslim kepada warga di Desa Sungai Angit dan Bangun Sari, Kec. Babat Toman, MUBA.

Dalam beberapa hari terakhir, Aiptu Rozali Muslim sering melakukan sosialisasi pencegahan Pembakaran Hutan dan Lahan (Kathutla).

Menurut Polisi yang bertugas di Pos Kepolisian (Pospol) di Desa Sungai Angit ini, dirinya melakukan sosialisasi dan himbauan kepada masyarakat tidak membuka lahan pertanian dengan cara pembakaran, karena akan menimbulkan dampak kerusakan lingkungan hidup, segala jenis fauna, dan mengganggu kesehatan bagi warga itu sendiri

"Ini merupakan perintah atas maklumat gubernur, Kapolda, dan Pangdam Sriwijaya. Dengan nomor surat : 008/SPK/BPBD.SS/2017 dan MAK/01/III/2017 tentang larangan pembakaran hutan, lahan atau ilalang/semak belukar" ujarnya, Jumat (28/4)

Ditambahkannya, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Pemerintah kecamatan, dan Kepala Desa (Kades) di wilayah Kecamatan Babat Toman Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), untuk bersama-sama melakukan sosialisasi karhutla untuk menanggulangi dan mencegah kebakaran hutan. "Bahkan sudah mendapat izin dari Kapolsek Babat Toman dan Kapolres Muba langsung guna patroli dialogis kepada warga” katanya.

Selain itu, menurutnya, upaya pencegahan pembakaran hutan juga akan dilakukan dengan membagikan selebaran maklumat, namun juga dengan cara memasang poster atau spanduk. “Alhamdulilah ada respon baik dan warga dapat mengerti atas himbauan tersebut". tutupnya