Selasa, 18 Jul 2017 - 02:22:00 WIB - Viewer : 764

Demi KRI, Walikota Palembang Kembali Lobi KSAL

Rep : AT. Putra/ed:Feri

AMPERA.CO, Palembang - Walikota Palembang Harnojoyo berjanji, akhir pekan ini pihaknya kembali akan melakukan pertemuan lanjutan bersama Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), untuk meminta hibah Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) AL. 

"Kita akan manfaatkan KRI itu jadi Hotel Terapung dengan kapasitas 500 kamar, dengan type kamar seperti hotel pada umumnya, deluxe, superior dan lainnya,"katanya, Senin (17/7).

Dikatakan orang nomor satu di Kota Pempek ini, pihaknya berencana agar kapal tersebut akan dipadukan dengan Sekanak Kerihin.

Hanya saja, jika kapal tidak bisa melewati Jembatan Ampera, maka akan disandarkan di dekat Pasar 16 Ilir dan berdekatan dengan Ampera.

"Karena sudah dua kali pertemuan, kami optimis bisa mendapatkan kapal itu,"ujarnya.

Menurutnya, pentingnya didapatkannya kapal tersebut, sebagai penarik wisatawan. Perhotelan di tepian sungai akan menjadi daya tarik sendiri. Selain hotel terapung, upaya menjadikan Sungai Musi sebagai destinasi sungai, pemerintah saat ini tengah gencar melakukan pengecatan 1000 rumah mulai dari bawah Ampera sampai Sungai Kenduruan, 7 Ulu, yang bisa dijadikan homestay. 

"Wisatawan punya alternatif, selain di hotel terapung, ada juga homestay dengan tampilan rumah menghadap ke sungai, ini perlahan kita berikan sosialisasi kepada masyarakat terutama yang dipinggiran sungai,"beber dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Palembang Isnaini Madani mengatakan, menjadikan KRI sebagai hotel terapung merupakan ide yang bagus karena bisa mendatangkan banyak kunjungan. Wisatawan dan pendatang akan lebih tertarik menginap di tepi Sungai Musi.

"Dari hasil pertemuan, kapal itu sudah ada kamar, kantor, ruang makan, ruang olahraga, kamar, dan ruang makan, sekelas bintang 3,"pungkasnya.

Komentar Berita