Jumat, 03 Jun 2016 - 01:09:00 WIB - Viewer : 4932

Dinkes Imbau Masyarakat Waspada Makanan Berbahaya

Alam

pasar bedug

AMPERA.CO, PALEMBANG - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang, Anton Suwindro mengimbau, masyarakat agar waspada dengan jajanan berbuka puasa yang mengandung formalin atau pengawet maupun zat berbahaya lainnya.

"Masyarakat harus jeli dan teliti dalam membeli dan memilih jajanan makanan baik untuk dijadikan hidangan berbuka maupun untu santap sahur,"katanya, Kamis (2/6).

Anton mengatakan, masyarakat bisa memperhatikan ciri-ciri makanan yang mengandung formalin atau zat berbahaya. Seperti makanan terlalu mengkilat atau warna mencolok yang tidak seperti kondisi makanan pada umumnya.

“Sudah saatnya menjadi konsumen yang paham, harus cermati makanan berwarna cerah dan rasa yang tidak biasa. Jangan karena warnanya menarik, konsumen mau aja beli. Waspadalah,”imbuhnya.

Selain itu, pihaknya juga menghimbau, agar pedagang rumahan pengisi pasar bedug, diminta untuk tidak menggunakan bahan pangan tambahan yang berbahaya. Pasalnya di momen Ramadan tahun lalu, ditemukan bahan makanan yang mengandung formalin dan boraks pada sampel makanan dipasar bedug.

setiap tahun pelaku usaha baru dengan produksi pangan selalu bertambah. Karenanya imbauan ini mesti ditegaskan kepada setiap pelaku usaha.

“Jadi akan kita buat surat edaran. Tapi konsumen juga harus cerdas sebagai pengguna,”katanya.

Terpisah, Kabid perdagangan dalam negeri (PDN), Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Palembang, Juni Haslani mengatakan, masyarakat yang akan menggelar pasar bedug mesti mengajukan izin langsung ke pihak Kecamatan masing-masing. Hingga saat ini belum ada aturan khusus terkait gelaran pasar bedug. 

"Yang pasti harus izin, kita sudah mengatisipasinya agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan,"pungkasnya

Feri

    Simak Berita lainnya seputar topik artikel ini :

  • palembang