Kamis, 25 Jan 2018 - 19:04:00 WIB - Viewer : 1344

Diperiksa 7 Jam, Gunawati Tak Ditahan

rep : AT.Putra/Ed:Feri

AMPERA.CO
Gunawati Kokoh Thamrin

AMPERA.CO, Palembang - Meski telah dilakukan pemeriksaan selama 7 jam, tersangka pelanggar aturan mendirikan bangunan, di kawasan Jalan Letkol Iskandar, Eks Bioskop Sanggar, Gunawati Kokoh Thamrin tetap dibebaskan alias tidak ditahan.

Pemeriksaan yang berlangsung dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 17.20 WIB, sedikitnya 41 pertanyaan yang ditanyakan penyidik Pidsus Polresta Palembang kepada Direktur Utama PT Indo Citra Mulia (ICM) itu.

Gunawati dijerat dengan pasal 46 ayat 1 Undang-undang (UU) Nomor 28 Tahun 2002 tentang bangunan gedung, yang ancaman hukumannya 3 tahun kurungan penjara.

Kanit Pidsus Iptu Hary Dinar, mengatakan, tersangka tidak ditahan karena ancaman hukumannya dibawah lima tahun.

"Tidak ditahan. Karena bersangkutan sudah memenuhi panggilan, alasan lain karena ancaman hukumannya dibawah lima tahun," katanya, Kamis (25/1).

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara mengatakan, kasus pemeriksaan terhadap Gunawati masih terus berjalan.

Namun, karena ancaman hukuman yang diterapkan dibawah lima tahun, sehingga membuat Gunawati tidak ditahan.

"Tidak kita tahan. Tapi seandainya sewaktu-waktu kita perlu keterangannya, kita akan panggil kembali. Saat ini kita masih melengkapi berkas perkara," ujarnya

Sementara itu, Kuasa Hukum Gunawati Kokoh Thamrin, Triyanto mengatakan, pemeriksaan kline nya sebagai tersangka, pada umumnya penyidik menanyakan terkait pembangunan dan perizinan Hotel Ibis.

"Kita ikuti proses hukum selanjutnya. Kalau dipanggil lagi, kita akan datang. Kami tunggu saja. Kami tidak mangkir, panggilan itu tanggal 29. Klien kami sedang berada diluar negeri," katanya.

Pria yang diketahui sebagai kerabat dekat dari Gunawati Kokoh Thamrin ini mengaku, hari ini hanya diperiksa, tidak dilakukan penahanan terhadap kliennya.

"Tidak ditahan. Kapan akan dilimpahkan ke pengadilan, silahkan tanya penyidik. Apakah kasus ini layak atau tidak untuk dilimpahkan," katanya.

Berdasarkan pantauan, Gunawati Kokoh Thamrin tiba di ruang Pidsus lebih awal dari yang dijadwalkan. Sekitar pukul 10.00 WIB, tersangka sudah berada diruang Kanit Pidsus.

Sebelum pemeriksaan selesai, Gunawati hanya terlihat satu kali keluar dari ruang penyidik untuk kekamar kecil pada pukul 12.48 WIB.

Diketahui, tersangka Gunawati Kokoh Thamrin, mangkir dua kali untuk memenuhi panggilan penyidik, panggilan pertama pada 29 Desember 2017 kemudian panggilan kedua Senin (22/1)

Komentar Berita