Minggu, 12 Jul 2015 - 16:07:00 WIB - Viewer : 7852
Dirikan Partai Idaman. Rhoma : Ini Kontribusi Konkret Untuk Pembangunan Bangsa
AMPERA.CO, Jakarta — Rhoma Irama, Sang Raja Dangdut ingin terus memberikan kontribusi konkret bagi kemajuan bangsa Indonesia dan memperbaiki citra islam yang buruk dimata dunia. Terkini, semangat tersebut dituangkan dengan mendeklarasikan sebuah Partai Baru yang bernama Partai Islam Damai dan aman (Partai Idaman) di jakarta, Sabtu (11/7).
Meski beberapa kali Bang Haji, Sapaan akrab Rhoma Irama harus menelan kekecewaan dalam perjalanan politiknya, ternyata hal tersebut tidak membuat sang ksatria bergitar kapok untuk berpolitik.
"Partai Idaman didirikan dengan kesadaran memberikan kontribusi konkret pada pembangunan bangsa yang pancasilais dalam berbagai aspek" kata Rhoma yang memegang jabatan sebagai Ketua Umum Partai Idaman.
Rhoma menegaskan, hanya melalui partai politik yang dapat memberikan jalan bagi masyarakat untuk memberikan konstribusi yang konkret terhadap pembangunan bangsa.
"Karena teriak-teriak di jalan tidak akan bisa mengubah bangsa ini. Oleh sebab itu kami sepakat membentuk partai Idaman," kata Rhoma dalam sambutannya.
Partai yang menggunakan logo bergambar tangan membentuk lambang cinta itu menggunakan tagline Love Indonesia. Logo Partai Idaman yang baru saja dideklarasikan juga membentuk sebuah persegi lima dengan lambang tangan love.
Menurut bang haji, persegi lima mempunyai filosofi rukun Islam dan Pancasila. Sedangkan warna merah dan putih, kata dia, adalah Indonesia.
“Makna lambang partai ini adalah love, love Indonesia. Love ini adalah bahasa Inggris yang sudah meng-Indonesia,” ujar Rhoma Irama
Dalam dekralasi partai idaman tersebut, Rhoma Irama juga mengatakan bahwa saat ini banyak partai ber-asaskan Islam di Indonesia, tetapi perilaku kadernya tidak mencerminkan Islam. Hal itulah yang menjadi dasar dirinya membentuk Partai Islam Damai dan Aman (Idaman).
“Idaman ini menampilkan wajah Islam yang terbuka. Kita tahu banyak partai Islam, tetapi tidak benar-benar Islami,” tambah Rhoma.
Dijelaskan, Partai Idaman bertujuan untuk menampilkan wajah islam secara terbuka. Pihaknya ingin menghapuskan phobia negatif terhadap islamia yang selama melanda negeri ini. Satu di antaranya adalah terorisme.
“Indonesia mayoritas islam, kami tentunya ingin mengajak umat islam menunjukan identitas bahwa kita islam, bahwa negara yang memberi kedamaian buat Indonesia,” jelasnya.
Rhoma menegaskan, Partai Idaman merupakan partai Islam. Dan melalui partainya, dia ingin memberikan pencerahan bagi umat Islam yang tak berani melawan stigma negatif bahwa Islam sering dituding sebagai agama yang mengajarkan radikalisme, terorisme dan rasisme.
"Kenapa banyak umat Islam di Indonesia dan dunia tidak berani menegakkan kepala melawan stigma negatif seperti teroris, radikalis, rasis. Umat Islam tidak berani meneriakkan ’kami Islam’," kata Rhoma.
Melalui partai idaman, Rhoma irama juga ingin membuktikan kepada dunia bahwa Islam tak mendukung gerakan radikal.
"Karena di Indonesia ini mengalami islamofobia. Saya ingin mengeliminir stigma negatif di Indonesia itu bahwa Islam bukan seperti ISIS-lah, apa lah (yang menggunakan kekerasan)," kata Rhoma.
Selain itu, Rhoma mengatakan, meskipun Idaman adalah partai Islam, namun partainya tersebut membuka pintu bagi siapa saja yang ingin bergabung dan menyamakan cita-citanya.
"Partai Idaman harus inklusif, harus terbuka untuk semua ormas islam. Bahkan jika ada yang non-muslim ingin bergabung dan ingin menegakkan etika islam, kita buka pintu selebar-lebarnya," tukasnya.
Puncak deklarasi itu dilakukan dengan penandatanganan akta pendirian partai oleh Rhoma sebagai ketua umum dan Abdurrahman Tardjo selaku sekretaris jenderal. Penandatanganan juga disaksikan oleh seorang notaris dan seratusan kader serta simpatisan partai. Partai itu telah mendirikan strukturnya di 34 provinsi di Indonesia.
Struktur partai telah menyentuh tingkat kabupaten dan kota. Pembentukan struktur partai akan dikebut hingga ke tingkat desa dalam jangka waktu hingga akhir tahun ini. Jika memenuhi syarat, Rhoma akan mendaftarkan partainya ke Kementerian Hukum dan HAM.
Jika disetujui, maka Partai Idaman akan dideklarasikan secara formal dan nasional oleh para pengurus pada 17 Agustus 2015.
Sekretaris Jenderal Abdurrahman Tarjo mengaku belum mengetahui secara pasti kepastian tanggal persetujuan partainya di Kemenkumham. “Yang jelas sebelum 17 Agustus,” ucapnya.
Partai Idaman menargetkan dalam waktu dekat untuk memiliki kader sebanyak 5.000 anggota per kabupaten/kota di 34 provinsi di Indonesia.
Abdurrahman Tarjo berharap partainya pada 2019 dapat menjadi salah satu peserta pemilu.



