Kamis, 12 Sep 2024 - 21:37:00 WIB - Viewer : 5408

Dosen FKIP Universitas Sriwijaya Memberikan Pelatihan Penyusunan Modul Ajar Berbasis Nilai

untuk Guru Matematika SMA OKI Guna Mendukung Penguatan Karakter Siswa

Redaksi AMPERA.CO

IST

AMPERA.CO, Kayuagung – Serangkaian kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) bertajuk "Pelatihan Penyusunan Modul Ajar Berorientasi Nilai (Value) bagi Guru Kombel Matematika SMA Kabupaten OKI dalam Rangka Mendukung Program Penguatan Nilai Karakter Siswa" telah sukses diselenggarakan Tim PkM FKIP Universitas Sriwijaya yang diketuai oleh Ibu Dra. Nyimas Aisyah, M.Pd., Ph.D kerjasama dengan Kombel Matematika SMA Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan guru tentang program penguatan nilai (value) dalam pembelajaran matematika, meningkatkan keterampilan guru dalam penyusunan modul ajar matematika yang berorientasi nilai (value), dan meningkatkan jumlah produk modul ajar matematika yang berorientasi nilai (value).

Pelaksanaan PkM yang didanai oleh Kemdikbudristek 2024 ini berlangsung pada Agustus – September dan terdiri dari kegiatan pelatihan, pendampingan, evaluasi, dan keberlanjutan program. Serangkaian kegiatan PkM ini melibatkan beberapa dosen dari Prodi Pendidikan Matematika dan Prodi  Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan FKIP Universitas Sriwijaya, serta beberapa mahasiswa pendamping.

Pada tahap pertama tim PkM memberikan pelatihan dalam melatih guru-guru menyusun modul ajar matematika berorientasi nilai (value) yang dilaksanakan di SMA Negeri 3 Kayuagung. Pelatihan ini diadakan sebagai bagian dari komitmen untuk mendukung pengembangan pendidikan yang berorientasi pada nilai-nilai moral dan karakter, sejalan dengan program pemerintah dalam membentuk generasi muda yang berintegritas.

Ketua tim PkM, Ibu Nyimas Aisyah, menyampaikan, “Kami sangat antusias dengan pelaksanaan kegiatan ini. Pelatihan Penyusunan Modul Ajar Berorientasi Nilai (Value) ini merupakan upaya konkret kami dalam mendukung program penguatan karakter siswa di Kabupaten OKI. Melalui kegiatan ini, kami berharap para guru dapat mengintegrasikan nilai-nilai (value)  ke dalam pembelajaran matematika, sehingga siswa tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki karakter yang kuat. Dengan modul ajar yang lebih kaya nilai, kami yakin pendidikan di OKI akan semakin berkualitas”.

Bapak H. Annies Joko Santoso, S.Pd., M.M. selaku Kepala SMA N 3 Kayuagung memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan ini. Beliau mengungkapkan, “Kami sangat mengapresiasi inisiatif pelatihan Penyusunan Modul Ajar Berorientasi Nilai (Value) dalam Rangka Penguatan Karakter Siswa ini. Dengan keterlibatan para guru kombel matematika dalam penyusunan modul yang berbasis nilai, kami optimis bahwa pembelajaran di sekolah akan semakin bermakna dan mampu membentuk siswa yang berprestasi sekaligus berkarakter mulia. Kombel mempererat persaudaraan, sehingga kombel matematika mendatangkan inspirasi”.

Kegiatan pelatihan yang diawali dengan penyampaian materi berkaitan “Pembelajaran Berbasis Nilai Karakter” yang dikupas oleh Ibu Dra. Umi Chotimah, M.Pd., Ph.D selaku Dosen Prodi  Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan FKIP Universitas Sriwijaya. Kemudian dilanjutkan penyampaian materi berkaitan “Integrasi Nilai (Value) pada Pembelajaran Matematika” oleh Ibu Dra. Nyimas Aisyah, M.Pd., Ph.D. selaku Dosen Prodi  Pendidikan Matematika FKIP Universitas Sriwijaya sekaligus ketua tim PkM. Pelatihan pertemuan pertama ditutup dengan tanya jawab berkaitan integrasi nilai (value) dalam pembelajaran matematika sekaligus. Pada sesi ini selain antusias menyimak ulasan materi yang disampaikan, peserta pelatihan terlibat aktif dalam diskusi. Kegiatan diskusi ini menjadi wadah bagi para guru untuk saling berbagi pengalaman dan pengetahuan, sekaligus memperkuat jaringan profesional di antara guru-guru matematika SMA OKI.

Pertemuan selanjutnya, pelatihan dimulai dengan menjelaskan dasar-dasar penyusunan modul ajar oleh Ibu Dr. Meryansumayeka, S.Pd., M.Sc dan dilanjutkan dengan pelatihan penyusunan modul ajar matematika berorientasi nilai (value). Kegiatan ini berbentuk workshop dimana peserta menggunakan laptop sebagai alat utama dalam pengembangan modul ajar. Dalam memudahkan menyusun modul ajar, peserta juga akan dikenalkan dengan teknologi wizwe.me dan canva agar dapat menghasilkan modul ajar yang menarik. Selama kegiatan, para guru difasilitasi untuk mengembangkan modul ajar yang inovatif dan aplikatif. Melalui modul ajar yang dikembangkan diharapkan dapat menjadi sarana efektif dalam menanamkan nilai-nilai positif siswa, seperti kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama, melalui pembelajaran matematika.

Kegiatan pelatihan ini belumlah menjadi akhir dari kegiatan PkM. Setelah kegiatan pelatihan, guru peserta PkM diberikan pendampingan dalam menyusun modul ajar berorientasi nilai (value).

Tim PkM berdiskusi dengan peserta membuat list topik matematika yang akan dikembangkan modul ajarnya. Ketua Kombel Matematika SMA OKI membagi guru menjadi beberapa kelompok. Kelompok yang terbentuk berdiskusi dan bekerjasama dalam menyusun modul ajar dengan topik yang berbeda. Tim PkM mendampingi semua kelompok dalam menyusun modul ajar berorientasi nilai. Melalui pendampingan ini guru menghasilkan produk berupa modul ajar matematika berorientasi nilai (value) dari berbagai topik matematika. Selanjutnya modul ajar yang telah guru kembangkan dipresentasikan dan didiskusikan.

Setelah kegiatan pendampingan selesai, guru diharapkan dapat mengimplementasikan modul ajar berorientasi nilai yang telah disusun dalam pembelajaran. Untuk mendukung implementasi tersebut, dilakukan kegiatan tindak lanjut dimana mahasiswa yang terlibat dalam PkM melakukan magang di lokasi guru mitra yaitu SMA Negeri 3 Kayuagung. Dalam hal ini mahasiswa akan berperan sebagai asisten teknis dalam kerangka kegiatan MBKM (praktik lapangan) untuk mendukung pengembangan produk untuk materi matematika yang berbeda dan mengimplementasikan modul ajar berorientasi nilai pada pembelajaran matematika di sekolah.

Serangkaian kegiatan PkM ini mendapat apresiasi positif dari para peserta yang merasa kegiatan ini sangat bermanfaat dalam memperkaya pengetahuan dan memperkuat keterampilan dalam menyusun modul ajar berorientasi nilai. Melalui PkM ini diharapkan pendidikan terutama pada SMA Kabupaten OKI dapat mencapai standar yang lebih tinggi dalam pengembangan akademis dan karakter siswa.