Jumat, 10 Okt 2025 - 17:49:00 WIB - Viewer : 1860

Dosen Unsri Dampingi Guru SMA Negeri 10 Palembang Susun Modul Ajar Berbasis TPACK dan ESD

Redaksi AMPERA.CO

IST
Kegiatan Observasi tanggal 6 Oktober 2025

AMPERA.CO, Palembang – Tim dosen dari Universitas Sriwijaya (Unsri) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat melalui Skema Pengabdian Berbasis Masyarakat, dengan tema “Pendampingan Penyusunan Modul Ajar Berbasis Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) untuk Mendukung Education for Sustainable Development (ESD)”. Kegiatan ini menyasar guru-guru SMA Negeri 10 Palembang dan dilaksanakan secara luring dan daring sebanyak enam kali pertemuan.

Kegiatan pengabdian dimulai pada Senin, 6 Oktober 2025, dengan observasi awal di lingkungan sekolah, yang menjadi dasar dalam pemetaan kebutuhan guru terhadap inovasi pembelajaran berbasis teknologi dan keberlanjutan. Setelah observasi, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan resmi yang dibuka secara langsung oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 10 Palembang, Bapak Rozali, S.Pd., M.Pd., serta turut dihadiri dan dibuka secara simbolis oleh Direktur Bidang Akademik Universitas Sriwijaya, Prof. Dr. Ida Sriyanti, M.Si. Dalam sambutannya, keduanya menyampaikan apresiasi atas sinergi antara universitas dan sekolah dalam upaya meningkatkan kapasitas guru melalui pelatihan dan pendampingan yang relevan dengan tantangan pendidikan abad ke-21.


Pembukaan kegiatan oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 10 Palembang dan Direktur Bidang Akademik Universitas Sriwijaya

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Dr. Yenny Anwar, M.Pd., yang juga bertindak sebagai ketua tim pelaksana. Materi yang disampaikan berfokus pada konsep Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) serta cara mengintegrasikannya dengan prinsip Education for Sustainable Development (ESD). Peserta dibimbing untuk memahami bagaimana menggabungkan teknologi digital, pendekatan pedagogik, dan konten pembelajaran yang berorientasi keberlanjutan ke dalam modul ajar yang kontekstual dan inovatif.

Penyampaian materi oleh Dr. Yenny Anwar, M.Pd

Keesokan harinya, kegiatan berlanjut dengan pendampingan intensif dalam praktik penyusunan modul ajar berbasis TPACK–ESD. Pada tahap ini, para guru didampingi langsung oleh tim dosen dan mahasiswa Universitas Sriwijaya untuk merancang modul ajar yang inovatif, relevan dengan konteks lokal, serta mendukung nilai-nilai pembangunan berkelanjutan. Kegiatan lanjutan akan mencakup sesi revisi, refleksi, serta presentasi hasil modul ajar dari peserta sebagai bentuk evaluasi akhir program.


Penyampaian Materi Lanjutan dan Pendampingan Pembuatan Modul Ajar

Program pengabdian ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kompetensi profesional guru, tetapi juga berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals) melalui pendidikan. Dengan integrasi antara TPACK dan ESD, guru diharapkan mampu menciptakan pembelajaran yang relevan dengan tantangan global sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya keberlanjutan di lingkungan sekolah.

Menurut Dr. Yenny Anwar, kegiatan ini merupakan bentuk nyata kontribusi Universitas Sriwijaya dalam meningkatkan kapasitas guru di era transformasi digital sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) melalui pendidikan.“Integrasi TPACK dan ESD bukan hanya tentang penggunaan teknologi dalam kelas, tetapi bagaimana guru mampu menanamkan nilai keberlanjutan, berpikir kritis, dan tindakan nyata bagi masa depan yang lebih baik,” ungkapnya.

Tim pelaksana kegiatan ini diketuai oleh Dr. Yenny Anwar, M.Pd., bersama dengan beberapa dosen anggota Putri Setioningrum, M.Pd, Farah Annisa Nurbani, S.Si., M.Si., Christina Vivid Handayani, S.Si,MSi dan mahasiswa Universitas Sriwijaya yang berperan aktif dalam proses pendampingan, dokumentasi, dan pelaporan kegiatan. Hasil kegiatan akan didiseminasikan melalui publikasi ilmiah dan media elektronik, serta diharapkan menjadi model pengembangan kapasitas guru berbasis kolaborasi universitas dan sekolah.

Foto Bersama guru-guru peserta usai pembuatan modul ajar