Sabtu, 24 Jan 2026 - 09:33:00 WIB - Viewer : 2388

Dua Juara Nasional Olimpiade Bahasa Jerman 2026 Akan Wakili Indonesia ke Tingkat Internasional

Redaksi AMPERA.CO

IST
Kiri ke kanan: Zulkarnain (Guru bahasa Jerman IGS), Rahmad Ardhani Arba`a (Juara 5 NDO 2026), Sydney Venecia (Juara 1 NDO 2026), Kheiren Valentine Husnafsky (Juara 1 NDO 2024, perwakilan Indonesia di IDO Göttingen 2024)

AMPERA.CO, Jakarta - Sebanyak 80 pelajar dari 59 SMA/SMK/MA yang mewakili 26 provinsi telah berkompetisi dalam Olimpiade Bahasa Jerman Tingkat Nasional  2026 pada 21 Januari di Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi  DKI Jakarta. Juara pertama dan kedua akan menjadi wakil Indonesia dalam Olimpiade Bahasa Jerman Tingkat Internasional di Mannheim pada Juli mendatang. 

Olimpiade Bahasa Jerman Tingkat Nasional yang diselenggarakan Goethe Institut Indonesien bekerja sama dengan Ikatan Guru Bahasa Jerman Indonesia  (IGBJI) merupakan kompetisi nasional tahunan untuk pemelajar bahasa Jerman berusia 15-17 tahun. Tahun ini, pelaksanaan Olimpiade Bahasa Jerman Tingkat  Nasional turut bekerja sama dengan Pusat Prestasi Nasional Kemendikdasmen  dan BGTK Provinsi DKI Jakarta. 

“Olimpiade Bahasa Jerman ini tidak akan mungkin terlaksana tanpa para guru  yang berdedikasi, yang setiap hari menginspirasi generasi muda untuk  mencintai bahasa Jerman. Dan sesuai dengan semangat Olimpiade, seluruh  finalis menunjukkan pentingnya ikut serta. Berani dan berkembang sama  pentingnya dengan menang,” ujar Wakil Direktur Goethe-Institut Asia Tenggara,  Australia, dan Selandia Baru Ulrike Drissner. 

Dalam upacara pengumuman pemenang di BGTK Provinsi DKI Jakarta pada  Kamis, 22 Januari, Sydney Venecia (SMA Ignatius Global School Palembang) dinobatkan sebagai juara satu. Adapun Nicole Alexandra Prayugo (Saint John`s  Catholic School BSD) terpilih sebagai juara kedua. 

Sydney dan Nicole akan melanjutkan perjuangannya berkompetisi dalam  Olimpiade Bahasa Jerman Tingkat Internasional yang dijadwalkan berlangsung  13-22 Juli 2026 di kota Mannheim, Jerman. Sekitar 115 pelajar dari 60-an negara diproyeksikan akan bersaing memperebutkan gelar pemelajar terbaik  bahasa Jerman. Kompetisi akbar internasional ini berlangsung setiap dua tahun  sekali. 

Sementara itu, Dzaki Putra Indrastata (SMA Negeri 3 Yogyakarta) menjadi juara  ketiga dan Pierre Adriano Panggabean (SMAK 7 Penabur Jakarta) sebagai  juara keempat. Adapun juara kelima diraih Rahmad Ardhani Arba`a (SMA  Ignatius Global School Palembang) dan juara keenam oleh Ailsya Zivana  Khaalidiyya (SMA Al Hikmah Surabaya). Pemenang ke-3 hingga ke-6 menerima  beasiswa kursus bahasa Jerman dan ujian Goethe-Zertifikat di Goethe-Institut  Jakarta atau Bandung. 

Upacara pengumuman pemenang turut dihadiri para guru pendamping finalis, ASEAN Affairs/Kedutaan Besar Republik Federal Jerman di Indonesia Dr.  Philipp Hirsch, Kepala BGTK DKI Jakarta Erfan Agus Munif, Kepala Pusat  Prestasi Nasional Dr. Maria Veronica Irene Herdjiono, dan Ketua IGBJI Ekadewi  Indrawidjaja. 

Para finalis yang telah berkompetisi dalam Olimpiade Bahasa Jerman Tingkat  Nasional tahun ini sebelumnya telah melalui babak penyisihan yang diikuti  1.500 siswa-siswi dari 321 SMA, 31 SMK, dan 28 MA selama November hingga  Desember 2026 di 17 tempat ujian di 26 provinsi.

Dalam Olimpiade Bahasa Jerman Tingkat Nasional 2026, para finalis diuji dalam hal keterampilan berbahasa Jerman pada tingkat kemahiran bahasa A2 (tingkat pemula lanjutan), mulai dari membaca, menyimak, menulis, dan berbicara. Para finalis diberi waktu 90 menit untuk menjawab secara mandiri soal-soal dalam sesi membaca, menyimak, dan menulis. 

Sementara dalam sesi pengujian kemampuan berbicara, para finalis dipecah menjadi beberapa kelompok masing-masing berisikan tiga orang, di mana mereka mempresentasikan tema yang diberikan selama 15 menit di hadapan para juri. 

Sejak diinisiasi pada tahun 2008, Olimpiade Bahasa Jerman Tingkat Nasional konsisten menjadi ajang untuk mempromosikan bahasa Jerman di Indonesia dan mendorong pelajar berusia 15-17 tahun untuk menunjukkan kemampuan  mereka dalam berbahasa Jerman.