Selasa, 11 Nov 2025 - 23:51:00 WIB - Viewer : 1616
FKIP Unsri dan Guru SMPN 5 Indralaya Utara Berkolaborasi dalam Pengembangan LKPD
// Berbasis Problem Based Learning Terintegrasi Deep Learning
Ampera.co
AMPERA.CO, Indralaya Utara – Tim Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sriwijaya yang merupakan kolaborasi gabungan antara Program Studi Pendidikan Kimia dan PPKn kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertema “Pendampingan Pembuatan LKPD Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Terintegrasi Deep Learning pada Guru-Guru di SMPN 5 Indralaya Utara.”
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya prodi dalam mendukung inovasi pembelajaran di sekolah, khususnya dalam penyusunan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang tidak hanya kontekstual, tetapi juga mendorong keterampilan berpikir tingkat tinggi (higher-order thinking skills) melalui integrasi pendekatan deep learning.
Kegiatan PKM ini diketuai oleh Dr. Sofia, S.Pd., M.Si. dengan anggota tim dosen dari Program Studi Pendidikan Kimia dan Pendidikan PPKn FKIP Universitas Sriwijaya, dengan sasaran kegiatan ini adalah para guru di SMP Negeri 5 Indralaya Utara, yang mendapat dukungan penuh dari Kepala Sekolah, Akemalluddin, S.Pd., M.Pd.
Pelaksanaan PKM dilakukan dalam dua tahap. Pertemuan pertama berlangsung secara luring pada 22 Oktober 2025 di SMPN 5 Indralaya Utara. Kegiatan diawali dengan sambutan dari pihak sekolah dan ketua tim pengabdian, dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Dr. Sofia mengenai konsep dan penerapan LKPD berbasis Problem Based Learning yang diintegrasikan dengan Deep Learning.
Dalam sesi ini, para guru memperoleh penjelasan mengenai prinsip dasar pembuatan LKPD inovatif yang dapat menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, kolaboratif, dan reflektif siswa. Setelah sesi materi, peserta diberikan
penugasan untuk membuat LKPD sesuai dengan bidang mata pelajaran masing-masing.

Tahap kedua dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom pada 8 November 2025. Pada kesempatan ini, para guru mempresentasikan hasil rancangan LKPD mereka dan mendiskusikannya bersama tim dosen pendamping. Mahasiswa anggota kegiatan PKM juga turut serta dengan menampilkan LKPD yang mereka kembangkan sebagai bagian dari penelitian tugas akhir yang relevan dengan tema kegiatan.
Diskusi berlangsung dinamis dan interaktif. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan kritis yang diajukan, terutama mengenai penerapan unsur deep learning dalam pembelajaran berbasis masalah di kelas.
Para guru mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan pengalaman baru dalam menyusun perangkat ajar yang lebih inovatif dan adaptif terhadap tuntutan pembelajaran abad ke-21. Kepala SMPN 5 Indralaya Utara, Bapak Akemalluddin, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa terima kasih atas pelaksanaan kegiatan ini. Beliau mengungkapkan bahwa kegiatan pendampingan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun LKPD yang kreatif dan aplikatif.

Melalui kegiatan PKM ini, tim Prodi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sriwijaya berharap dapat memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah mitra dalam meningkatkan mutu pendidikan. Model pembelajaran berbasis Problem Based Learning yang diintegrasikan dengan Deep Learning diharapkan mampu menjadi alternatif strategi pembelajaran yang menumbuhkan kreativitas dan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi akademisi dan praktisi pendidikan dapat melahirkan inovasi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman.



