Kamis, 27 Agu 2020 - 23:39:00 WIB - Viewer : 2396
Harga Vaksin Corona Rp 367.977-Rp 441.573
AMPERA.CO, Jakarta - Menteri BUMN RI, Erick Thohir, mengaku, estimasi harga vaksin Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Indonesia di kisaran angka Rp 367.977- Rp 441.573.
Hal itu diungkapkan Erick saat melakukan rapat kerja (Raker) dengan Komisi VI DPR RI, Kamis (27/8/2020).
"Harga itu merupakan total untuk penyuntikan vaksin yang dilakukan sebanyak dua kali per orang," katanya.
Dijelaskan mantan ketua timses Jokowi dalam Pilpres 2019 ini, perhitungan awal harga vaksin itu merupakan untuk satu orang. Dimana setiap orangnya akan mendapat suntikan dua kali, dengan jeda waktu dua Minggu.
"Kurang lebih itu harganya US$ 25-30 range nya. Tapi ini Bio Farma sedang hitung ulang," ujarnya.
Ia mengaku, untuk memperoleh angka tersebut, pihaknya menjalin komitmen dengan China agar harga bahan baku per dosis vaksin di kisaran US$ 8 pada tahun 2020 atau sekitar Rp 117.803, dan di kisaran US$ 6-7 atau sekitar Rp 88.352-103.077 pada tahun 2021.
"Harga bahan baku yang sudah dikerjasamakan dengan Sinovac untuk 2020 per dosisnya US$ 8. Tetapi di tahun 2021 harganya US$ 6-7, jadi ada penurunan. Nah kita memang ingin bahan baku. Kenapa? Supaya kita bisa belajar memproduksi vaksin. Jadi tidak hanya menerima vaksin yang sudah jadi," katanya.
Selain itu Erick menambahkan, tak hanya vaksin yang kerja sama dengan Sinovac, pemerintah juga fokus mengembangkan vaksin merah putih agar ke depannya tak bergantung terus pada produsen luar negeri.
"Kemarin di Perpres pengadaan vaksin ini pakai juga istilahnya darurat tapi bukan berarti kita ingin memberikan vaksin mahal. Karena vaksin ini jangka pendek, ke depan vaksin merah putih harus dilakukan. Oleh karena itu Presiden keluarkan Perpres tambahan pembentukan Tim Vaksin Merah Putih yaitu diketuai Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro, wakilnya Menkes, kebetulan saya juga wakilnya karena ada Bio Farma dan Kimia Farma," pungkasnya.



