Kamis, 11 Mar 2021 - 13:58:00 WIB - Viewer : 5096
IMA Ungkap Kiprah Praktisi US CMA dalam Mengatasi Pandemi
AMPERA.CO, Singapura - Institute of Management Accountants (IMA) merilis "Global Salary Survey" 2021. Menurut survei ini, praktisi akuntansi dengan U.S. CMA (Certified Management Accountant) memiliki remunerasi median total (total median compensation) yang nilainya 58% lebih tinggi ketimbang praktisi non-CMA. Hasil survei tersebut menjadi liputan utama dalam majalah Strategic Finance terbitan IMA edisi Maret 2021.
Secara global, perbedaan remunerasi median total antara praktisi yang memiliki "U.S. CMA" dan non-CMA adalah $29.000. Remunerasi median sangat bervariasi menurut wilayah. Para responden di wilayah Amerika mengungkapkan, praktisi dengan "U.S. CMA" memiliki gaji median (median salary) dan remunerasi median total yang masing-masing 22% dan 25% lebih besar ketimbang praktisi non-CMA. Para responden di wilayah Amerika juga melaporkan gaji median dan remunerasi total tertinggi, yakni masing-masing sebesar $103.000 dan $115.000, dibandingkan responden di wilayah lain.
Praktisi dengan "U.S. CMA" memiliki kemungkinan yang lebih kecil untuk mengalami pemotongan gaji ketimbang praktisi non-CMA (35% vs. 38%) di seluruh wilayah. Sejumlah responden yang memiliki kemungkinan lebih kecil untuk mengalami pemotongan gaji adalah praktisi yang sangat menyakini bahwa pekerjaannya memengaruhi arah strategis perusahaan, praktisi dengan paket remunerasi total yang sangat kompetitif dibandingkan koleganya, serta praktisi yang mencintai pekerjaannya.
"Kami selalu menyadari, sertifikasi `U.S. CMA` berdampak positif pada remunerasi dan kepastian kerja (job security)," ujar Kip Krumwiede, Ph.D., CMA (U.S.), CSCA, CPA, Director, Research, IMA. "Pada tahun ini, praktisi dengan `U.S. CMA` secara umum lebih mampu mempertahankan pekerjaan dan tingkat remunerasinya di tengah pandemi jika dibandingkan praktisi yang tidak memiliki `U.S. CMA`."
Praktisi dengan "U.S. CMA" Tidak Terlalu Terdampak Covid-19
Ketika membandingkan dampak Covid-19 yang dialami praktisi "U.S. CMA" dan praktisi non-CMA, praktisi "U.S. CMA" lebih banyak berkata bahwa pekerjaan mereka tidak terdampak Covid-19 ketimbang praktisi non-CMA (33% vs. 21%), serta lebih kecil kemungkinannya bagi mereka untuk mengalami perubahan karier akibat Covid-19 (9% vs. 21%).
Peluang Karier yang Lebih Baik
Para praktisi "U.S. CMA" lebih besar kemungkinannya untuk memegang jabatan manajemen yang lebih senior ketimbang praktisi non-CMA, termasuk director (73%), CFO (72%), dan manajer keuangan (66%). Sejalan dengan tren praktisi "U.S. CMA" yang menjadi pemimpin perusahaan, 85% responden berpandangan bahwa "U.S. CMA" membuat mereka lebih percaya diri dalam melakukan tugas-tugasnya pada jenjang yang lebih tinggi, serta memperkuat kemampuan mereka dalam seluruh bidang.
Laporan "Global Salary Survey" IMA disusun oleh Shannon Charles, Ph.D., CPA, dan Krumwiede. Laporan ini memuat berbagai respons dari 3.085 anggota IMA di 79 negara. Responden terdiri atas 44% wanita dan 55% pria (1% lagi tidak mengungkapkan gendernya). Data global dan Amerika Serikat tersedia pada situs web IMA, dan laporan-laporan di tingkat regional segera dirilis.



