Selasa, 25 Sep 2018 - 18:00:00 WIB - Viewer : 632

Ini Progres Pengembangan Kota Baru Jakabaring

Tim / Ed : Fery

AMPERA.CO
Bappeda dan Litbang Kota Palembang melakukan rapat bersama pihak terkait membahas pengembangan kota baru Jakabaring, belum lama ini

AMPERA.CO, Palembang - Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melalui, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Litbang Kota Palembang terus mengkebut proses pengembangan kota baru Jakabaring.

Kepala Bappeda dan Litbang Kota Palembang, Kepala Bappeda dan Litbang Kota Palembang, Ir H M Harrey Hadi MS, mengatakan, program pengembangan kota baru Jakabaring Palembang melibatkan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN, Kementerian PU PR dan Kementerian Dalam Negeri.

Saat ini, kata Harrey, Rencana Perencanaan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2015-2019, arah kebijakan dan strategi pembangunan wilayah perkotaan pengembangan kota baru kota mandiri dan terpadu adalah, keberpihakan pada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan juga sebagai antisipatif terhadap laju urbanisasi di kawasan perkotaan.

"Kementerian PU PR, Direktorat Jenderal Cipta Karya, Direktorat Pengembangan Kawasan Pemukiman telah melaksanakan perencanaan dengan 3 sebaran kawasan prioritas untuk penanganan representasi tema penanganan kota baru (sport, tourism, heritage) yaitu kawasan prioritas Karang Belango, Tuan Kentang, Koridor Sungai Kedukan. Untuk pembangunan tahap pertama adalah pada kawasan prioritas tuan kentang yang berada di sebelah barat kawasan Jakabaring, berada di tepian Sungai Ogan yang merupakan kawasan sentra industri kain Palembang," katanya, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (25/9).

Ia mengaku, saat ini, di wilayah Jakabaring sudah urgen untuk ditata dan lebih dikembangkan. Mengingat, wilayah tersebut kumuh, dan minimnya tingkat layanan infrastruktur permukiman.

"Sejauh ini, progres dan prosesnya terus berjalan. Dimana saat ini sedang dilaksanakan pekerjaan fisik tahap I pada kawasan tersebut yang dilaksanakan oleh Kementerian PUPR, Direktorat Jenderal Cipta Karya melalui Satuan Kerja Pengembangan Kawasan Pemukiman Provinsi Sumsel, dengan masa pelaksanaan pada Bulan Agustus sampai Desember 2018 dengan pagu anggaran sebesar sekitar Rp 5,3 milyar dan pada Tahun 2019 akan dilanjutkan pelaksanaan pekerjaan fisik tahap ke II," ujarnya.

Selain itu, ia menambahkan, saat ini juga masih berjalan proses persiapan pelaksanaan pendataan kesediaan lahan untuk pembangunan perumahan di lokasi Pengembangan Kota Baru Jakabaring yang dilaksanakan oleh, Kementerian PUPR, Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan, Direktorat Rumah Umum dan Komersil, dan telah dilakukan pelaksanaan koordinasi, survei, pendataan, pengambilan foto udara (drone) pada lokasi dalam deliniasi Pengembangan Kota Baru Jakabaring.

"Tidak lama lagi, juga akan diadakan FGD terhadap lokasi yang telah disurvey tersebut," bebernya.

Sementara itu, Kabid Perencanaan Pengembangan Wilayah Bappeda Litbang Kota Palembang, Maureen Arlini ST MT mengatakan, tema utama pengembangan Kota Baru Jakabaring Palembang adalah sport, tourism, dan heritage dengan visi yaitu menjadi pendukung kota inti Palembang sebagai pusat olahraga, wisata, serta warisan budaya yang berkarakter dan berkelanjutan.

"Tujuannya adalah mempersiapkan kawasan Jakabaring sebagai kota yang layak huni, hijau, cerdas, inklusif, dan berkarakter," katanya.

Dijelaskannya, ada beberapa misi dalam pengembangan kota baru Jakabaring, diantaranya, penanganan kawasan yang memiliki history melalui peningkatan kualitas infrastruktur dan penguatan citra kota.

Selanjutnya, meningkatkan kualitas pemukiman pada kawasan permukiman tradisional melalui, pemenuhan kebutuhan infrastruktur yang mengakomodir tradisi budaya setempat

Kemudian juga, untuk mengembangkan konektivitas antar pusat-pusat kegiatan kawasan dan penguatan ekonomi kota dengan menumbuhkembangkan sentra-sentra ekonomi di kota baru Jakabaring, serta menciptakan ruang publik sebagai fungsi sosial ekologis untuk mewujudkan kota hijau berkelanjutan dan terkahir penguatan peran sosial kemasyarakatan dalam pembangunan kota palembang sebagai kota metropolitan bertaraf internasional, beradat, dan sejahtera

"Untuk penetapan deliniasi Kota Baru Jakabaring meliputi 4 kecamatan yakni, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, SU. II, Plaju, dan Jakabaring yang mencakup 24 kelurahan dengan luasan lahan 4.036 Hektar, dan telah ditetapkan pada Surat Keputusan Walikota Palembang 401 tahun 2017 tentang Penetapan Kawasan Jakabaring sebagai Lokasi Kawasan Kota Baru di Kota Palembang," pungkasnya.

    TAGS   :

Komentar Berita