Senin, 22 Apr 2019 - 04:44:00 WIB - Viewer : 3062

Inilah 14 Catatan Kesalahan Entry Data KPU RI yang Rugikan Paslon 02 Prabowo Sandi

Redaksi Ampera.Co

AMPERA.CO, Palembang – Kesalahan entry data suara dari C1 Pilpres 2019 ke dalam Sistem Hitung (Situng) KPU menjadi perhatian yang sangat serius oleh masyarakat, terutama para relawan paslon 02 Prabowo Sandi yang merasa sangat dirugikan dengan seringnya terjadi tragedi salah entry data.

Catatan AMPERA.CO, setidaknya ada 14 kali kejadian salah entry data pada laman resmi KPU RI https://pemilu2019.kpu.go.id. yang merugikan paslon 02 Prabowo Sandi. Kejadian salah entry terakhir terjadi di Kota Lubuk Linggau, Kabupaten OKU Timur, dan Kabupaten Bandung. 14 Tragedi salah entry data tersebut yakni terjadi di :

1. TPS 08 - Kel. Batu Urip, Kec. Lubuk Linggau Utara II, Kota Lubuk Linggau, Sumatera Selatan, dimana tertulis pada website resmi KPU RI, suara paslon 01 Jokowi Amin sebanyak 69 (enam puluh sembilan) suara, sementara paslon 02 Prabowo Sandi meraih 82 (delapan puluh dua) suara. Meski di laman SITUNG KPU ini, scan form C1 asli tidak bisa terlihat (belum ada data hasil pindai), Photo form C1 yang beredar dimasyarakat menunjukan hasil berbeda, dimana seharusnya suara untuk paslon 02 Prabowo Sandi adalah 187 suara (berkurang 102 suara).

 

2. TPS 01 - Kel. Giri Mulyo, Kec. Belitang Jaya, Kab.OKU Timur, Sumatera Selatan, dimana terjadi penambahan (mark up) 700 suara untuk paslon 01 Jokowi Amin dari 71 suara yang tercatat di Form C1 menjadi 771 (tujuh ratus tujuh puluh satu) Suara pada perhitungan diwebsite KPU RI

 

3. TPS 18 – Kel. Malakasari, Kec. Bale Endah, Kab. Bandung, Prov. Jawa Barat, dimana terjadi penambahan (mark up) suara pasangan 01 Jokowi Amin dari 53 suara yang tercatat di Form C1 menjadi 553 Suara pada perhitungan diwebsite KPU RI (penambahan 500 suara) dan pengurangan suara pasangan 01 Prabowo Sandi dari 130 Suara di Formulir C1 menjadi 30 suara yang tercatat dilaman situng KPU (pengurangan 100 suara).

 

4. TPS 06 – Kel. Malakasari, Kec. Bale Endah, Kab. Bandung, Prov. Jawa Barat, dimana dari form data C1, suara paslon 01 adalah 76 dan suara paslon 02 adalah 118 suara. Namun yang tertulis di Situng KPU, suara paslon 02 Prabowo Sandi hanya mendapatkan 18 suara (pengurangan 100 suara).

 

5. TPS 02, Kel. Balai Kencana, Kec. Krui Selatan, Kab. Pesisir Barat, Prov. Lampung dimana tertulis pada website resmi KPU RI, suara paslon 01 Jokowi Amin sebanyak 185 (seratus delapan puluh lima) suara, sementara paslon 02 Prabowo Sandi meraih 0 (nol) suara, dimana seharusnya sesuai form C1 yang beredar, suara paslon 01 Jokowi Amin adalah 80 suara (mark up 105 suara), dan paslon 02 Prabowo Sandi meraih 105 suara (pengurangan 105 suara).

 

6. TPS 02 - Kel. Ampang, Kec. Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat, dimana terjadi pengurangan 100 suara untuk paslon 02 Prabowo Sandi, dimana pada form C1 tercatat 161 suara, namun tertulis web KPU hanya 61 suara, sementara suara paslon 01 Jokowi Amin tetap 23 suara.

 

7. TPS 03 - Kel. Pandan, Kec. Tanah Abang, Kab. Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Prov. Sumatera Selatan, dimana terjadi mark-up 200 suara untuk paslon 01 Jokowi Amin dan dugaan pemalsuan form C1 untuk menguatkan mark-up suara tersebut. Seharusnya, berdasarkan photo form C1 asli yang beredar dimasyarakat, suara paslon 01 Jokowi Amin sebanyak 49 suara, sementara paslon 02 Prabowo Sandi meraih 135 suara. Suara Paslon 01 Jokowi Amin kemudian di gelembungkan 200 suara menjadi 249 suara dengan membuat form C1 siluman (tanpa disertai tanda tangan petugas KPPS)

 

8. TPS 25 – Kel. Banjarnegoro, kec. Mertoyudan, Kab. Magelang, Jawa Tengah, dimana terjadi penambahan suara pasangan 01 Jokowi Amin dari 100 suara yang tercatat di Form C1 menjadi 141 Suara pada perhitungan diwebsite KPU RI (penambahan 41 suara) dan pengurangan suara pasangan 01 Prabowo Sandi dari 76 Suara di Formulir C1 menjadi 65 suara yang tercatat diwebsite KPU (pengurangan 11 suara).

 

9. TPS 10 – Kel. Laksamana, Kec. Dumai Kota, Kota Dumai, Prov. Riau dimana terjadi selisih (pengurangan) 100 suara terhadap paslon 02 Prabowo Sandi dari 141 suara yang tercantum pada form C1 menjadi hanya 41 suara yang dicatatkan pada website resmi KPU RI.

 

10. TPS 093 – Kel. Bidara Cina, Kec. Jatinegara, Jakarta Timur, Prov. DKI Jakarta, dimana dari form data C1, suara paslon 01 Jokowi Amin adalah 47 suara dan suara paslon 02 Prabowo Sandi adalah 162 suara. Namun yang tertulis tabulasi data laman KPU RI, suara paslon 01 Jokowi Amin menjadi 180 suara (bertambah 133 suara), sementara suara paslon 02 Prabowo Sandi tertulis 56 suara (pengurangan 102 suara).

11. TPS 6 – Kel. Lesane, Kec. Kota Masohi, Kab.Maluku Tengah, Prov. Maluku, dimana dari form data C1, suara paslon 01 adalah 48 dan suara paslon 02 adalah 99 suara. Namun yang tertulis tabulasi data laman KPU RI, suara paslon 01 Jokowi Amin menjadi 149 suara (bertambah 101 suara), sementara suara paslon 02 Prabowo Sandi tertulis 5 suara (pengurangan 94 suara).

 

12. TPS 17 – Kel. Jempong Baru, kec. Sekarbela, Kota Mataram, NTB dimana data pada form C1 tertulis suara paslon 01 Jokowi Amin adalah 18 suara dan suara paslon 02 Prabowo Sandi 189 suara. Namun yang tertulis tabulasi data laman KPU RI, suara paslon 02 Prabowo Sandi tertulis 159 suara (berkurang 30 suara),

 

13. TPS 28 – Kel. Pangkalan Kerinci Kota, Kec. Pangkalan Kerinci, Kab.Pelalawan, Prov. Riau, dimana dari form data C1, suara paslon 01 adalah 50 dan suara paslon 02 adalah 151 suara. Namun yang tertulis di web resmi KPU, suara paslon 02 Prabowo Sandi tertulis 51 suara (pengurangan 100 suara).

 

14. TPS 033 – Kel. Menteng Dalam, Kec. Tebet, Jakarta Selatan, Prov. DKI Jakarta, dimana pada form C1 yang dipegang masyarakat, suara paslon 01 Jokowi Amin adalah 78 suara dan suara paslon 02 Prabowo Sandi adalah 118 suara. Namun yang tertulis tabulasi data laman KPU RI, suara paslon 01 Jokowi Amin menjadi 178 suara (mark up 100 suara).

 

Tragedi salah entry data Situng KPU yang terjadi berulangkali ini secara tidak langsung membuat masyarakat curiga dan ragu terhadap kredibilitas KPU sebagai penyelenggara pemilu. Bahkan Saking kesalnya dengan kejadian salah entry data yang berulangkali terjadi ini, Relawan Prabowo Sandi, yang diwakili oleh Koordinator Relawan Rumah Aspirasi Prabowo-Sandiaga, Lieus Sungkharisma,  meminta agar Petugas KPU yang salah memasukkan data mesti diproses etik dan pidana.

"Itu harus segera didenda dan dipidana biar kapok. Ini bukan main-main, kelihatannya sederhana. Apalagi Kejadiannya berulang dan KPU Cuma bilang human error" katanya. 

Editor : Feri Yuliansyah

Komentar Berita