Minggu, 25 Sep 2016 - 21:12:00 WIB - Viewer : 5796
Istana Kepresidenan bantah telah intervensi pilkada DKI
AMPERA.CO, Jakarta - Munculnya isu intervensi pihak istana terhadap tahapan pelaksanaan pemilihan gubernur (pilgub) DKI jakarta dibantah keras oleh istana Kepresidenan melalui Kementerian Sekretaris Negara.
Asisten Deputi Humas Kementerian Sekretaris Negara, Masrokhan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (25/9), menegaskan hal itu untuk menanggapi sejumlah pemberitaan media mengenai isu intervensi Istana terhadap Pilkada DKI Jakarta.
Menurut dia, Kementerian Sekretariat Negara menyatakan bahwa pemberitaan tersebut tidak benar dan menyesatkan.
"Kami menegaskan Menteri Sekretaris Negara Pratikno tidak pernah bertemu Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, ataupun pemimpin Partai Gerindra lainnya," katanya.
"Terlebih untuk membicarakan apalagi mengintervensi proses penentuan pasangan calon peserta Pilkada DKI Jakarta yang akan diusung Partai Gerindra sebagaimana diberitakan sejumlah media online tersebut," katanya.
Istana mendukung proses penyelenggaraan Pilkada yang demokratis dan berkualitas, tegasnya.
Sebelumnya santer diberitakan mengenai Istana yang keberatan dengan pencalonan Anies Baswedan sebagai calon gubernur DKI oleh Gerindra dan PKS.
Oleh karena itu, Mensesneg Pratikno kemudian dikabarkan diutus Istana untuk menemui petinggi dua parpol tersebut.
Namun kabar itu ditegaskan Masrokhan tidak benar dan menyesatkan.



