Rabu, 13 Mar 2019 - 20:29:00 WIB - Viewer : 172

Jaga Aset, Dinas Kearsipan Palembang Sosialisasikan Pengawasan Internal

rep : AT.Putra/Ed:Feri

AMPERA.CO
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Palembang Gunawan, saat menyampaikan sambutan

AMPERA.CO, Palembang - Guna menjaga aset daerah, Pemerintah kota (Pemkot) Palembang melalui, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Palembang lakukan sosialisasi pengawasan kearsipan internal tahun 2019, bertempat di Hotel Horison, Rabu (13/3).

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Palembang Gunawan, mengatakan, jika pelaksanaan ini bertujuan untuk menertipkan kearsipan yang ada dikota Palembang

"Tentu untuk melakukan pengelolaan arsip yang baik dan yang terselematkan menjadi tantangan sendiri bagi kami," katanya usai acara, Rabu (13/3).

Menurut mantan Kepala Dinas PU PR Palembang ini, ada dua persoalan besar di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan ini, yakni menjaga arsip dengan baik dan arsip bisa selamat sampai nanti atau akhir hayat.

"Sosialisasi ini, merupakan tugas dan fungsi kami. Sebagai bentuk pembinaan terhadap Opd, Kecamatan maupun Kelurahan. Tentu kami juga perlu mendapat dukungan semua pihak, agar semua berkaitan dengan kearsipan berjalan dengan baik dan sesuai dengan aturan Undang-undang Nomor 43 Tahun 2009," ujarnya.

Suami dari desainer kondang Tria Gunawan ini menambahkan, berkat bantuan Pemkot Palembang, dan dukungan penuh Walikota dan Wakil Walikota Palembang, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Palembang, tepatnya 27 Februari 2019, dinyatakan baik dalam pengelolaan arsip yang penilaiannya dilakukan oleh Pemerintah Pusat melalui, Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

"Alhamdulillah kita masuk 10 besar baik dari ANRI. Dari 514 Kabupaten/kota di Indonesia, hanya 33 daerah yang masuk kategori baik dan belum ada yang memiliki predikat sangat baik. Kita bisa bangkit dari kategori buruk, sekarang baik. Yang menilai ini pusat, kami hanya bekerja," katanya.

Sekretaris Daerah Palembang, Harobin mustofa mengatakan, arsip merupakan hal yang penting dalam penguatan bukti yang ada, khusunya mengurusi peninggalan yang ada dikota Palembang.

"Saya harap OPD yang ada harus bekerja dengan baik, karena melalui prestasi yang sudah didapatkan, kota kita harus menjadi contoh dalam kepengeurusan arsip ini. Arsip itu adalah segala-galanya dimana peninggalan dan harta yang ada dikota Palembang ini harus di urusi dan dijaga," katanya.

Sementara itu, Kepala Pusat Akreditasi Kearsipan Nasional Republik Indonesia (ANRI), Rudi Anton mengatakan, Palembang masuk peringkat ke- 9 dari 514 Kabupaten dan kota peserta secara nasional dalam audit kearsipan kota Palembang.

"Artinya kota Palembang sudah menyaingi kabupaten dan kota se-Indonesia. Kedepan kami harap bisa lebih ditingkatkan, selama ini sering kita lihat penataan arsip kurang tertata. Maka dari itu saya mengajak teman-teman OPD kerja keras untuk membenahi semua ini," pungkasnya

    TAGS   :

Komentar Berita