Senin, 28 Mar 2016 - 22:55:00 WIB - Viewer : 20824
Jembatan Ampera ditabrak Tongkang Semen dan Batubara. Danu : Meraka Harus Bertanggungjawab
AMPERA.CO, PALEMBANG - Buntut kerusakan tiang Jembatan Ampera akibat ditabrak tongkang milik PT Semen Baturaja dan perusahaan Batubara, ketika melintasi bawah jembatan ampera pada Kamis (24/3) sore lalu, Ketua Fraksi Partai Nasdem Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Palembang, Danu Mirwanto, mengeluarkan ultimatum akan menindak tegas, bagi perusahaan yang tidak mau bertanggungjawab atas kejadian tersebut.
"Mereka harus bertanggungjawab. Tidak bisa ditawar lagi, ya memang sekarang belum terlihat dampaknya, tapi nanti bisa berbahaya, jika dibiarkan," tegasnya, saat dibincangi, Senin (28/3).

Photo Kerusakan jembatan ampera. Plafon jembatan ampera gompel (1) Goresan di tiang jembatan ampera (2)
Pria yang duduk di Komisi III, ini mengatakan, kerusakan yang terjadi di jembatan ampera, jangan dianggap sepele. Karena, pengelupasan cat pada tiang Jembatan ampera itu, bisa berakibat patal. Menurutnya, cat pada tiang Jembatan Ampera itu, menggunakan cat khusus yang tidak bisa tergores, guna melindungi tiang beton dari resapan air. Tapi akibat benturan yang sangat keras, cat mengelupas dan tergores cukup dalam.
"Kami baru sempat liat hari ini, karena kami ada kegiatan diluar kota. Atas kejadian ini, kami tegaskan PT Semen Baturaja maupun perusahaan Batubara harus bertanggungjawab,"
Tokoh muda Kota Pagaralam ini mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya, akan berkirim surat kepada PT Semen Baturaja, 4 perusahaan Batubara dan PT Pelindo II, untuk meminta keterangan insiden yang terjadi beberapa hari lalu tersebut.
"Jangan seenaknya saja mereka, lepas tangan. Kalau ampera roboh bagaimana, siapa yang akan bertanggungjawab. Kami akan tanya, tongkang itu milik siapa, karena bukan hanya terjadi goresan pada cat tiang jembatan Ampera, tapi plafon bagian atas juga gompel akibat tumpukan batubara yang dibawa tongkang terlalu tinggi,"ujarnya.
Diketahui, Kamis lalu, enam tongkang yang mengangkut tangki semen curah hanyut. Pasalnya, tali yang digunakan untuk menarik tongkang terputus.
"Karena terputus, tongkang itu tambrak Jembatan Ampera,"ungkap Yansyah, salah seorang warga yang menyaksikan kejadian tersebut. Sambugnya, ketika kapal mengetahui, tali terputus kapal langsung memutar dan berupaya mengejar tongkang tersebut. Namun karena arus sungai deras, kapal tak mampu mengejar, sehingga terjadilah tabrakan tersebut. "Tongkang itu menabrak tiang Jembatan ampera, suara dentuman terdengar sangat keras, kami takut juga kalau ampera roboh,"pungkasnya
Feri Y



