Rabu, 22 Agu 2018 - 01:13:00 WIB - Viewer : 862

Jika Terbukti Pungli, Kepsek SDN 114 Palembang Bisa Dipidana

Ed : Feri

Ist

AMPERA.CO, Palembang - Dugaan pungutan liar (pungli) dan pemotongan gaji guru tanpa izin yang dilakukan oknum Kepala Sekolah (Kepsek) SDN 114 Palembang, mendapat perhatian banyak pihak, termasuk pemerhati sosial dari Forum Demokrasi Sriwijaya ( ForDeS), Bagindo Togar BB

"Sangat disayangkan, kejadian ini masih saja terjadi di bidang pendidikan, dimana dunia pendidikan merupakan sumber untuk bersemainya etika dan moral," katanya, Selasa (21/8).

Lebih ironis lagi, sambung mantan Ketua Ika Fisip Unsri ini, yang menjadi objek yang dirugikan adalah para pendidik dan wali murid.

Menurutnya, hal itu jelas telah mencoreng nama baik dunia pendidikan yang sejatinya tempatnya orang berilmu.

"Atas kejadian ini, DPRD Palembang yang mempunyai kewenangan pengawasan, untuk menjalankan tugasnya untuk memanggil Kepala Dinas Pendidikan untuk mendengar Penjelasannya," ujarnya.

Menurutnya, agar permasalahan ini cepat selesai. Sebaiknya DPRD Palembang juga mengundang kepsek dan guru yang menjadi korban, komite serta pengawas sekolah serta pihak lain yang mengetahui persis kejadiannya.

Kemudian, dari hasil pertemuan itu, tentunya DPRD Palembang mengetahui kebenarannya.

"Bila memang terbukti kuat ada perbuatan melanggar hukum, sepantasnya untuk menindaklanjutinya, dengan cara melaporkan atau menyerahkannya kepada pihak berwenang atau yakni satuan tugas saber pungli sesuai yang diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) RI Nomor 87 Tahun 2016," ujarnya.

Ketegasan legislatif, dalam kasus ini, karena permasalahan publik seperti ini sangat penting, agar Pemerintahan lain terkait pelayanan masyarakat, akan sungguh-sungguh menjalankan tugasnya dengan patuh terhadap Peraturan yang ditetapkan.

"Tugas dan wewenang ASN adalah untuk mewujudkan pelayanan publik yang prima, bukan sebaliknya masih saja berupaya mencari celah untuk menyalahgunakan wewenang atas jabatannya. Sekedar mengingatkan zaman semakin modern, maju dan terbuka. Setiap orang semakin sadar serta paham akan hak maupun kewajibannya," pungkasnya.

    TAGS   :

Komentar Berita