Sabtu, 25 Okt 2025 - 20:56:00 WIB - Viewer : 2532

Jurusan PMIPA FKIP UNSRI Gelar Seminar Nasionar Pendidikan IPA

// Tema “Integrasi Coding, Artificial Intelligence, dan Deep Learning dalam Pembelajaran IPA

Redaksi AMPERA.CO

IST

AMPERA.CO, Palembang - Jurusan Pendidikan Matematika & Ilmu Pengetahuan Alam Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sriwijaya (PMIPA FKIP Unsri) kembali menggelar Nasional Pendidikan IPA III FKIP Universitas Sriwijaya Tahun 2025, Sabtu, 25 Oktober 2025.

Kegiatan yang mengangkat tema “Integrasi Coding, Artificial Intelligence, dan Deep Learning dalam Pembelajaran IPA : Inovasi untuk Pendidikan yang Adaptif Abad 21” ini diselenggarakan secara hybrid (luring dan daring) bertempat di Gedung FKIP Universitas Sriwijaya Kampus Ogan, Lantai 3 yang dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sriwijaya, Dr. Hartono, M.A., yang sekaligus juga berperan sebagai salah satu keynote speaker dalam seminar nasional tersebut.

Seminar Nasional Pendidikan IPA III FKIP UNSRI 2025 menghadirkan para keynote speakers terkemuka, yaitu Prof. Dr. Phil. Ari Widodo, M.Ed. (Universitas Pendidikan Indonesia), Prof. Dr. Maria Paristiowati, M.Si. (Universitas Negeri Jakarta), Prof. Dr. Abdurrahman, M.Si. (Universitas Lampung), Dr. Hardimah Said (Universiti Brunei Darussalam), serta Dr. Hartono, M.A. (Universitas Sriwijaya).

Selain menghadirkan para keynote dan invited speakers dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, seminar ini juga turut dihadiri oleh Kepala Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Sriwijaya, Dr. Ketang Wiyono, M.Pd., dan Sekretaris Jurusan, Dr. Kodri Madang, Ph.D.. Hadir pula Koordinator Program Studi Pendidikan Biologi, Dr. Mgs. Tibrani, S.Pd., M.Pd.; Koordinator Program Studi Pendidikan Kimia, Dr. Diah Kartika Sari, S.Pd.; serta Koordinator Program Studi Pendidikan Fisika, Saparini, S.Pd., M.Pd.. Kegiatan ini diketuai oleh Dr. Melly Ariska, M.Sc. selaku Ketua Pelaksana Seminar Nasional.

Setelah sesi pleno, kegiatan dilanjutkan dengan seminar paralel yang berlangsung secara luring, daring, dan hybrid, diikuti oleh 103 pemakalah dari 17 provinsi di seluruh Indonesia.

Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat terjalin kolaborasi akademik dan pertukaran gagasan yang produktif untuk mendukung inovasi pembelajaran IPA yang adaptif terhadap tantangan abad ke-21.