Senin, 13 Nov 2017 - 18:39:00 WIB - Viewer : 942

Kasus Hotel Ibis, PT ICM Akui Ada Kerusakan

rep : AT.Putra/Ed:Feri

AMPERA.CO
Bangunan Hotel Ibis di Jalan Letkol Iskandar eks Bioskop Sanggar

AMPERA.CO, Palembang - PT Indo Citra Mulia (ICM), anak perusahaan PT Thamrin Group yang melakukan pembangunan terhadap Hotel Ibis, yang terletak di Jalan Letkol Iskandar eks Bioskop Sanggar, mengakui jika pembangunan Hotel Ibis menimbulkan kerusakan.

Project Manager PT ICM, Hans Syaiful mengatakan, adanya kerusakan lahan PT Sebangun Bumi Andalas (SBA) akibat adanya aktivitas pembangunan Hotel Ibis dan kerusakan itu akibat adanya penggalian pemasangan ground anchor.

Namun pihaknya sudah menyiapkan beton, tanah dan segala macam  untuk memperbaiki tapi belum mendapatkan izin.

Terkait ground anchor diakui Hans belum dicabut dan potongannya masih tertancap didalamnya.

“Sekarang masih ada didalam pak kita tidak bisa mencabut. Dalam hal ini kami juga sudah berkonsultasi dengan ahli Ground Anchor tersebut, dimana Ground Anchor  tersebut juga jamak dipakai dan mereka mengatakan bilamana ada pekerjaan pembangunan disana dan sebagainya Ground Anchor tersebut akan kalah istilahnya,  jadi tidak akan berpengaruh terhadap konstruksi yang akan dipakai," katanya kepada majelis Hakim, yang melakukan sidang pemeriksaan lapangan, Senin (13/11).

Diketahui, laporan PT SBA masuk ke PTUN Palembang pada 21 Agustus 2018 lalu, dengan Nomor 58/G/2017/PTUN.PLG. Karena pihak PT SBA yang memiliki lahan bersebelahan dengan lokasi Hotel Ibis merasa dirugikan.

Hakim Ketua, Darmawi mengatakan, semua pihak terkait atas kasus itu sudah ditanya dan hari ini, dilaksanakan sidang di lapangan. Untuk benar atau salah, masih dalam pertimbangan, karena bukti belum masuk.

Namun, apakah pihal Hotel Ibis terbukti mengganggu lokasi yang disebelahnya yakni PT SBA atau tidak, belum bisa dibicarakan. Yang pasti, katanya, pihaknya sudah cek lapangan dan mendapatkan datanya.

"Sekarang ini kami periksa fakta lapangan, sidang akan kembali berlanjut pada 23 November 2017 pukul 10.00 WIB, untuk teknisnya, mungkin nanti penggugat akan menghadirkan saksi-saksi ahli dibidangnya masing-masing,"katanya.

Kuasa Hukum PT SBA, Iir Sugiarto mengatakan, tuntutannya adalah membekukan dan membatalkan IMB Hotel Ibis. Apalagi, kata Iir, pihak yang membangun Hotel Ibis yakni PT Indo Citra Mulia (ICM) melalui Project Manager Hans Syaiful sudah mengakui, bahwa ada kerusakan lingkungan akibat pembangunan Hotel Ibis tersebut.

"Dengan berbagai bukti yang ada. IMB Hotel Ibis harus dibatalkan,"katanya.

Sementara itu, Kuasa Hukum PT ICM, Eti Gustina mengatakan, sebenarnya sejak awal timbulnya kerusakan yang dialami penggugat, pihaknya sudah melakukan komunikasi dan bersedia mengganti kerusakan yang dituangkan dalam surat kesepakatan.

"Dari kami sudah diselesaikan sejak awal. Karena sudah dituangkan dalam surat kesepakatan dan surat itulah yang akan menjadi bukti kami nanti,"pungkasnya

Komentar Berita