Senin, 09 Apr 2018 - 22:50:00 WIB - Viewer : 4600
Kearifan Lokal Palembang Lebih Memikat Perhatian Asing
AMPERA.CO
AMPERA.CO, Palembang - Pejabat Sementara (Pjs) Walikota Palembang Akhmad Najib mengajak masyarakat Metropolis untuk selalu menajaga dan melestarikan adat istiadat lokal.
"Salah satu cara menjaga kearifan lokal itu dengan menjaga kebersihan lingkungan, karena hal itu merupakan wujud kearifan lokal Palembang yang harus dilestarikan. Jangan ada lagi yang membuang sampah ke sungai dan di sembarang tempat. Buktikan kalau kita masyarakat Palembang cinta kebersihan, karena itu termasuk kearifan lokal yang dapat kita banggakan," katanya, usai menerima kunjungan Pengurus Pusat Angkatan Muda Keluarga Palembang Darussalam (AMKPD), Senin (9/4).
Menurut Asisten I Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel ini, tradisi dan kearifan lokal Palembang jauh lebih menarik minat warga asing dari pada sisi modern Metropolis.
"Masih banyak potensi tradisi serta adat istiadat Palembang yang belum dikenal luas di masyarakat dan harus dilestarikan," ujarnya.
Ia berharap, peran generasi muda Palembang salah satunya AMKPD dapat ikut serta dalam menyukseskan Asian Games 2018, dengan cara mengisi culture event pada perhelatan olahraga terbesar di Asia tersebut.
"Sebab jika kita bermaksud menjual potensi modern Palembang dan mal-malnya, di luar negeri sana ada lebih banyak mal yang lebih besar serta menarik dengan potensi modern yang jauh lebih baik," katanya.
Ketua Umum Pengurus Pusat AMKPD Alfa Siti Azizah Gajahnata mengatakan, pihaknya siap ikut menyukseskan Asian Games 2018.dengan menghadirkan buku adat istiadat Kota Palembang.
Menurutnya, Asian Games adalah momen yang tepat ubtuk lebih memperkenalkan budaya dan adat istiadat Kota Palembang, salah busana tradisional Palembang.
"Saat Asian Games kami ingin mulai dari petugas Bandara SMB II menggunakan pakaian adat Palembang lengkap dengan tanjak bagi pria dan gandik bagi wanita. Sehingga nuansa adat isitadat Palembang itu dapat menjadi daya tarik dunia. Akan lebih menarik bila para pendatang juga bersedia menggunakan tanjak atau gandik saat tiba di Palembang," Pungkasnya.



