Kamis, 24 Jan 2019 - 13:22:00 WIB - Viewer : 496

Keluarga Hingga Pimpinan Pondok Kecewa Baasyir Batal Dibebaskan

Ed : Feri

AMPERA.CO, Jakarta - Keluarga Ustadz Abu Bakar Baasyir yang diungkapkan oleh putranya Abdul Rohim, mengaku kecewa karena ayahnya tidak jadi bebas. 

"Beliau (Baasyir) sering menanyakan kapan dibebaskan, kami sebagai keluarga tentu kecewa, karena beliau sudah beres-beres ketika mendapat informasi akan segera dibebaskan pada Jumat lalu, kami menunggu janji pemerintah, beliau kecewa," kata Abdul Rohim, saat hadir di gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (23/1).

Kekecewaan juga diungkapkan, Direktur Pondok Pesantren Al-Mukmin Ngruki, Sukoharjo, Ustaz Ibnu Chanifah, ia mengatakan, Pemerintah telah memberikan harapan palsu alias PHP

"Kami sangat kecewa dengan keputusan ini karena sudah terlanjur gembira tetapi kemudian diputus itu," katanya, dalam jumpa pers di kompleks Ponpes Al-Mukmin, Rabu (23/1).

Ia mengaku sebelumnya sempat mengabarkan segera pulangnya Ustaz Abu kepada para santri. Menurutnya para santri sudah sangat menantikan kepulangan pendiri Ponpes Al-Mukmin itu.

"Anak-anak sebenarnya sudah cukup berbunga-bunga. Saya harap agar kabar gembira itu menjadi sebuah kenyataan, tapi ternyata itu sebuah PHP," ujarnya.

Ia meminta pemerintah agar tidak asal mengeluarkan pernyataan di depan publik. Pemerintah diminta berpikir matang terlebih dahulu sebelum membuat kebijakan.

"Untuk selanjutnya, para pemegang otoritas agar di dalam mengungkapkan pernyataan itu dipikir dulu yang masak-masak baru keluar," katanya.

Sementara itu, pimpinan Yayasan Al-Mukmin, Ustaz Wahyuddin, mengkhawatirkan apabila Baasyir meninggal di dalam tahanan. Ia menyebut hal itu akan membuat kemarahan sebagian umat.

"Ini akan menyebabkan marahnya sebagian umat Islam. Itu dampaknya kalau beliau sampai meninggal di dalam tahanan. Karena secara akal manusia, beliau sudah sepuh dan sakit-sakitan," pungkasnya.

Komentar Berita