Minggu, 20 Des 2015 - 16:54:00 WIB - Viewer : 2846

Ketahui 8 Hal agar Kamu Dilirik Perusahaan Startup

ilustrasi

AMPERA.CO -Dalam kurun beberapa tahun terakhir ini, perusahaan startup tumbuh subur bagaikan jamur, termasuk di Indonesia. Hal ini secara otomatis membuat kebutuhan terhadap sumber daya manusia untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan startup menjadi cukup tinggi.

Nah, sebagai anak muda yang memiliki kualitas yang baik, kita harus menyiapkan diri untuk dapat bekerja di perusahaan-perusahaan startup. Apa saja sih yang perlu disiapkan untuk dapat bekerja di perusahaan startup? Berikut ini ulasannya.

1. Perusahaan Startup Membutuhkan Anak Muda yang Memiliki Keinginan untuk improvisasi diri daripada yang hanya berpikir dan bekerja itu-itu aja

Perusahaan yang sudah mapan umumnya hanya memberikan tugas yang sama pada karyawannya, untuk menjalankan sistem yang telah berjalan. Sehingga, karyawan sulit untuk mengembangkan kemampuannya. Hal ini sangat berbeda dengan perusahaan startup

 

Di perusahaan startup, kamu bisa melakukan improvisasi diri. Karena perusahaan seperti itu membutuhkan banyak eksplorasi untuk mengetahui mengenai cara produksi, pemasaran dan manajemen yang sesuai.

Oleh karena itu, perusahaan seperti ini membutuhkan orang-orang yang mau bertindak cepatdan mengimprovisasi diri guna mendapatkan jawaban dari berbagai pertanyaan tersebut.

2. Kita Tidak Hanya Diharapkan Mampu Bekerja, Tapi Juga Mencintai Pekerjaan Tersebut

Bekerja di perusahaan startup tidak hanya menuntut karyawannya untuk mampu bekerja dengan baik, tapi juga menuntut kamu agar mencintai pekerjaan yang kita emban.

Mengapa? Karena untuk mengembangkan sebuah perusahaan baru dibutuhkan orang-orang yang berdedikasi yang sanggup bekerja sebaik mungkin.

Nah, kemauan untuk bekerja dengan sebaik mungkin ini biasanya hanya dimiliki oleh mereka yang mencintai pekerjaannya.

3. Dapat Beradaptasi dengan Kondisi yang Berubah-ubah Secara Baik dan Cepat

Perusahaan yang masih baru seringkali mengalami perubahan yang sangat cepat. Perubahan-perubahan terebut bisa meliputi cara pemasaran, cara promosi, manajemen dan sebagainya.

Oleh karena itu, kamu tidak hanya dituntut untuk mampu mencintai pekerjaan yang diberikan saja, melainkan juga dituntut untuk bisa beradaptasi dengan baik dan cepat dengan situasi dan kondisi perusahaan.

4. Berani Keluar dari Zona Nyaman dan Melakukan Terobosan

Perusahaan yang masih baru sering kali membutuhkan berbagai macam teroboson, baik terobosan dalam produk, pemasaran dan sebagainya.

Oleh karena itu, kamu juga dituntut untuk bisa memberikan terobosan-terobosan yang bisa dikatakan gila untuk mengembangkan perusahaan.

Maka, hal yang harus kamu lakukan adalah keluar dari zona nyaman kamu dan ungkapkan ide-ide baru demi mengembangkan perusahaan.

5. Memberikan Seluruh Energi dan Waktu untuk Melakukan Pekerjaan Sebaik Mungkin

Mengembangkan perusahaan baru membutuhkan tenaga dan pikiran yang lebih banyak dibandingkan dengan perusahaan yang sudah lama.

Karena perusahaan yang masih baru masih banyak hal-hal yang harus diperbaiki. Oleh karena itu, kamu juga harus bersedia mengeluarkan tenaga serta pikiran yang lebih untuk perusahaan kamu.

6. Mampu Memanfaatkan Sumber Daya yang Tersedia Sebaik Mungkin

Perusahaan yang masih baru biasanya memiliki sumber daya manusia serta finansial yang sangat terbatas. Hal ini menuntut kamu untuk bisa memanfaatkan sumber daya yang tersedia dengan sebaik mungkin.

Misalnya saja saat melakukan promosi, bagian pemasaran dituntut untuk menemukan strategi periklanan yang murah dengan hasil maksimal.

7. Optimis Terhadap Kemajuan Perusahaan

Perusahaan yang masih baru pada umumnya masa depannya masih sangat tidak jelas. Kegagalan atau bangkrut selalu membayanginya.

Oleh karena itu, perusahaan yang seperti ini lebih cenderung untuk memilih karyawan yang memiliki optimisme yang tinggi.

8. Mencintai Kompetisi yang Sehat untuk Memajukan Perusahaan

Setiap perusahaan biasanya memiliki karyawan yang menginginkan menjadi terbaik. Nah, keinginan atau hasrat yang seperti itu sangat dibutuhkan oleh perusahaan yang masih baru guna memajukan perusahaan. Namun, hasrat tersebut diperlukan kebersamaan dimana satu orang dengan yang lainnya mau saling membantu untuk kemajuan perusahaan.

Tapi, kalau perusahaan startup tak kunjung memanggil, tidak ada salahnya bagi kita untuk belajar menciptakan peluang usaha sendiri. Ada begitu banyak ide yang sebenarnya bisa kamu realisasikan tanpa perlu modal besar. Yang benar-benar kamu butuhkan untuk bisa bertahan di bisnis yang kamu bangun sendiri adalah kesungguhan dan konsistensi.

So, pada akhirnya kita sendiri yang menentukan masa depan kita. mau jadi karyawan atau pengusaha startup

 

Feri Y

techinasia

Komentar Berita