Senin, 12 Jun 2017 - 13:54:00 WIB - Viewer : 1154

Konsiten Menggali Sejarah, Dudy Terima Penghargaan dari Patani

rep :AT.Putra/Ed:Feri

Ampera.co

AMPERA.CO, Palembang - Konsisten dalam menggali sejarah Palembang, Dudy Oskandar, berhasil meraih penghargaan dari pengurus pusat pandu tani Indonesia (Patani) sebagai tokoh jurnalis penggali sejarah Palembang.

Pwnghargaan itu diberikan berdasarkan surat keputusan Nomor 009/KPTS/PP-PATANI/VI/2017 tentang penghargaan tokoh masyarakat provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Tahun 2017.

Sekretaris Kantor Wilayah (Kanwil) Patani Sumsel, Husyam Usman mengatakan, penghargaan diberikan karena komitmennya dalam menggali potensi-potensi sejarah Sumsel dan Kota Palembang.

“Kami sangat mengapresiasi apa yang dilakukannya. Dudy merupakan tokoh jurnalis penggali sejarah,"katanya, usai memberikan penghargaan kepada beberapa tokoh di Sumsel, di Kambang Iwak (KI), Minggu (11/6).

Kakanwil Patani Sumsel, Misliha Rasyim mengatakan kalau Festival Panti Asuhan ini sudah diselenggarakan sejak 20 tahun lebih sejak tahun 1998.

“Banyak tokoh yang hadir, memberikan dukungan dan menerima penghargaan untuk pengabdiannya kepada masyarakat dimana anak-anak panti ini adalah generasi muda, generasi penerus bangsa yang harus selalu kita perhatikan,"katanya.

Sementara itu, Jurnalis yang menerima penghargaan Dudy Oskandar mengatakan, ia selalu berkomitmen untuk selalu menggali potensi sejarah yang ada di kerajaan Sriwijaya ini.

"Saya ucapkan terima kasih pada Patani yang mengapresiasi setiap peliputan yang saya lakukan terhadap sejarah Palembang, banyak sejarah Palembang yang harus digali,"katanya.

Diketahui dalam.kesempatan itu ada beberapa orang menerima penghargaan, H Muhammad Rifai (Wakil Bupati OKI) sebagai tokoh penggerak pertanian khususnya di OKI, Prof Andi Mulyana (akademisi sekaligus Dekan Fakultas Pertanian Universtas Sriwijaya) sebagai tokoh penggerak pertanian modern.

Selanjutnya Ir H Syaiful Islam MM (tokoh politik) sebagai tokoh pengembangan tanaman  dan buah-buahan,  M Akbar Alfaro (pengusaha), tokoh penggerak sosial dan kemasyarakatan, M Sutrisno (petani) sebagai tokoh penggerak pertanian kelapa dan Anita Siviani (pengusaha)  sebagai tokoh bidang keagamaan khusus penyelenggaraan haji dan umroh.

    TAGS   :

Komentar Berita