Senin, 12 Okt 2020 - 23:56:00 WIB - Viewer : 832

KPU Ogan Ilir Batalkan Paslon Ilyas-Endang

Ed : Fery

Ogan Ilir - Sesuai Surat Keputusan (SK), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ogan Ilir, secara sah mendiskualifikasi atau pembatalan pasangan calon (Paslon) Ilyas-Endang dalam kontestasi Pilkada Ogan Ilir 9 Desember mendatang

Hal itu tertuang dalam SK KPU Ogan Ilir dengan, Nomor :263/HK.03.1-Kpt/1610/KPU-Kab/X/2020, tertanggal 12 Oktober 2020, tentang pembatalan penetapan pasangan calon peserta pemilihan bupati dan wakil bupati Ogan Ilir Tahun 2020.

Dalam surat yang ditandatangi langsung ketua KPU Ogan Ilir, Massuryati, diskualifikasi pasangan Nomor urut 2 itu didasari oleh rekomendasi Bawaslu Kabupaten Ogan Ilir terhadap dugaan pelanggaran administrasi pemilihan Nomor 262/HK.06.3-LP/1610/KPU-Kab/X/2020.

"Atas dasar rekomendasi Bawaslu itu, kami melaksanakan ketentuan Pasal 71 Ayat 5, dengan keputusan KPU Ogan Ili SK : 263/HK.0.1-KPT/1610/KPU-KAP/X2020 tentang pembatalan peletakan pasangan calon bupati dan wakil bupati Ogan Ilir nomor urut 2, yakni Ilyas Panji Alam-Endang PU Ishak," kata, Ketua KPU Ogan Ilir, Massuryati, usai menggelar rapat pleno dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Ogan Ilir, Senin (12/10/2020) malam.

 Rekomendasi itu, kata Massuryati, disampaikan Bawaslu Ogan Ilir pada 5 Oktober 2020 lalu.

 "Setelah tujuh hari rekomendasi diserahkan, hari ini merupakan hari terakhir KPU Ogan Ilir menyampaikan rekomendasi Bawaslu tersebut," ujarnya.

 Setelah mengumumkan diskualifikasi kepada paslon nomor urut 2, KPU Ogan Ilir secepatnya akan melayangkan surat diskualifikasi tersebut kepada paslon bersangkutan.

"Secepatnya kami layangkan surat diskualifikasi," tegasnya.

 Ia menambahkan, pihaknya sudah 2 hari melakukan pemeriksaan secara marathon kepada 6 orang pada hari Minggu (11/10/2020) dan 2 orang pada hari Senin (12/10/2020) secara virtual.

"Kita sudah memanggil dan memantau rekomendasi Bawaslu untuk mendiskualifikasi calon bupati petahana yang melanggar administrasi sebanyak 8 orang saksi dalam 2 hari," katanya seraya merincikan, 6 orang tersebut adalah Pj Sekda OI, Kepala Bappeda, Ketua Karang Taruna Pemulutan Barat, Calon Bupati Petahana Ilyas Panji Alam, Salah satu camat (terlapor), dan yang ke 6 adalah pelapor.

Keenamnya diperiksa secara langsung, sementara 2 orang lainnya yakni Kadinsos dan dari BPBD  dimintai keterangan secara virtual atau via zoom dengan diwakili

    TAGS   :

Komentar Berita