Jumat, 02 Nov 2018 - 23:03:00 WIB - Viewer : 214

Lomba Menembak Level III Kapolda Sumsel Dipastikan Sengit

Rep : Ara /ed : Al

Humas Hipmi
Ketua Umum PB Perbakin, Bambang Trihatmojo, mencoba lapangan tembak, Jakabaring Sport City Shooting Range, Jumat (2/11)

AMPERA.CO, Palembang - Ketua Komisi Perwasitan on Perbakin atau Presiden NROI, Ebram Harimurti mengatakan, kejuaraan lomba menembak Kapolda Sumsel level III, yang akan berlangsung, Sabtu (3/11) dipastikan berlangsung ketat dan sengit.

Pasalnya, selain diikuti penembak lokal, lomba tersebut juga diikuti penembak internasional yang menjadi juara dunia menembak.

Ebram mengatakan, dalam lomba menembak level III yang pertama kali diadakan di Sumsel ini, ia bertugas membantu pengawasan penembak menjalankan tahapan lomba serta melakukan penilaian penjurian.

"Ini merupakan yang pertama kali, kejuaraan level III tembak reaksi di Sumsel, pertandingan yang dibuka 1 November sangat ketat. Apalagi, besok 200 an penembak reaksi level III akan ikut serta didalamnya," katanya, saat dibincangi di lokasi menembak, Jakabaring Sport City Shooting Range, Jumat (2/11).

Dijelaskannya, berdasarkan pengamatan di lapangan, panitia acara sudah cukup baik dalam mempersiapkan acara. Misalnya, lapangan tembak reaksi yang khusus dibuat untuk kejuaraan internasional level 3 ini saja.

"Kejuaraan ini diikuti oleh peserta junior, senior, super senior peserta diatas umur 60 tahun dan juga ladies. Persaingan disini sangat ketat, mudah-mudahan hadirnya peserta luar negeri seperti Amerika, Malaysia, Jamaika dan negara lainnya dalam acara ini, dapat memacu penembak lokal untuk lebih mengembangkan bakat menembak," ujarnya.

Sementara itu, salah satu peserta menembak level III, yang berasal dari club Perbakin Jakarta, Ronaldy mengatakan, meskipun banyak penembak luar negeri yang ikut serta. Tidak menciutkan nyalinya untuk menjadi pemenang.

"Tentu, saya targetkan keluar sebagai pemenang. Dengan pengalaman menembak sejak 1999, saya yakin bisa keluar sebagai pemenang tembak reaksi level III di Sumsel ini," kata pria yang bertugas sebagai Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres) ini.

Pria berbadan tegap berpangkat kapten ini yakin, peserta lokal atau dari Indonesia mampu bersaing dengan penembak luar negeri dan akhirnya keluar sebagai pemenang.

"Wajib jadi pemenang. Saya sudah berapa kali keluar sebagai pemenang tembak reaksi diberbagai kompetisi," tutupnya seraya mengatakan, bahwa menembak menjadi hobi sekaligus refreshing dan sebagai upaya penunjang kedinasan.

Diketahui, lomba menembak Kapolda Sumsel Level III itu bekerjasama dengan Perbakin Sumsel dan Hipmi Sumsel, yang diselenggarakan dari 1 November hingga 4 November 2018, dalam rangka HUT Brimob ke 73.

Adapun kategorinya adalah, tembak reaksi (IPSC), tembak tepat (Center Fire), air soft (AA IPSC) dan PCP atau Uklik.

Komentar Berita