Senin, 14 Mar 2016 - 06:30:00 WIB - Viewer : 6772

Malang, 27 Hari Jadi Bupati OI, AW Nofiandi Diringkus BNN

Alam

AMPERA.CO/AT.PUTRA
Bupati OI, AW Nofiandi digelandang ke Kantor BNN Sumsel, di Jakabaring

AMPERA.CO,PALEMBANG - Belum genap satu bulan, menjadi orang nomor satu di Bumi Caram Seguguk, Bupati Ogan Ilir (OI), Ahmad Wazir (AW) Nofiandi, yang baru dilantik 17 Februari 2016 lalu, di ringkus oleh Badan Narkotika Nasional (BNN), karena terlibat penggunaan narkoba, dikediamannya yang beralamt di Jalan Musyawarah, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Gandus, Kota Palembang, Minggu (14/3) malam.
 
Berdasarkan pantauan, petugas BNN Pusat yang dipimpin langsung oleh Kasubdit Lidik Sidik, BNN Kombes Suwanto beserta 14 petugas BBN lainnya, tiba dikediaman Bupati OI tersebut sekitar pukul 18.30 WIB.
 
Namun sayang, ketika petugas hendak masuk, dihalangi oleh penjaga rumah. Tak putus harapan, petugas BNN sempat menghubungi seseorang, agar bisa masuk. Tapi masih gagal. Hingga akhirnya, sekitar pukul 22.00 WIB, petugas BNN akhirnya mendobrak paksa pintu gerbang masuk rumah yang memiliki luas lahan sekitar 1 hektar tersebut.
 
Tiba dihalaman rumah, petugas BNN langsung mengumpulkan semua orang yang ada di rumah. Tapi, petugas tidak menemukan barang bukti. Hingga akhirnya, AW Nofiandi dibawah langsung ke kantor BNN Sumsel, di Jakabaring dengan didampingi pengacaranya.
 
"Ntar ya,"ujar AW Nofiandi, ketika digelandang masuk ke kantor BNN Jakabaring.
 
Salah seorang petugas BNN pusat mengatakan, pihaknya sudah lama mencurigai Bupati OI, AW Nofiandi pengguna narkoba.
 
"Kami dapat informasi dari masyarakat. Sudah 3 bulan ini kami intai dia, akhirnya puncaknya hari ini (kemarin), kami lakukan penggerbekan,"ujarnya.
 
Tak hanya itu, ternyata Wakil Bupati, Ilyas Panji Alam, juga digelandang kekantor BNN Sumsel, untuk diperiksa. Karena, pada saat penggerbekan, Wabup yang berasal dari partai PDI-Perjuangan itu ada dikediaman Bupati OI. Tapi, sekitar pukul 24.30 WIB, ia meninggalkan kantor BNN
 
"Saya sudah diperiksa, hasilnya tanya didalam. Saya sedang tidak enak badan, saya hanya bertamu di rumah pak Mawardi,"pungkasnya.
 
Hingga, Senin (15/3) pukul 03.00 WIB, AW Nofiandi masih diperiksa oleh BNN beserta dua rekannya yang diduga kurir, yakni Ican dan Murdani.
 
 

 

Feri

    Simak Berita lainnya seputar topik artikel ini :

  • palembang