Sabtu, 25 Nov 2017 - 14:56:00 WIB - Viewer : 1344

Memanas, Wabup OKI lebih memilih Menjadi Tim Pemenangan Penantang Petahana

Redaksi Ampera.Co

Wabup OKI HM RIfai SE mendampingi H Azhari bakal calon bupati OKI, dan Ketua DPD Golkar OKI Bakri Tharmos diacara kondangan resepsi pernikahan di Kecamatan Lempuing.

AMPERA.CO, Kayuagung - Nuansa politik terkait Pilkada OKI Juni 2018 mendatang mulai memanas, yang ditandai dengan terlihatnya sinyal kuat pecah kongsi antara Wakil Bupati OKI, H.M Rifai, SE, dengan Bupati OKI petahana, Iskandar, SE yang tetap akan maju sebagai Calon Bupati OKI periode 2018-2023. 

Wakil Bupati OKI, H.M Rifai, SE secara resmi lebih memilih menjadi tim pemenang dari Bakal Calon Bupati H Azhari Efendi-H Qomarus Zaman SPd Msi (AQOR), Jumat (24/11/2017).

Seiring pula muncul gerakan-gerakan Azhari bersama masyarakat didampingi Rifai beberapa kali ada pertemuan maupun acara resepsi pernikahan di suatu tempat di wilayah Mesuji dan Lempuing yang memang basisnya Rifai saat pilkada yang menumbangkan beberapa calon kuat sebelumnya.

Rifai tak canggung dan dengan santai mendampingi Azhari yang juga sebagai Ketua Presedium Pantai Timur yang didampingi Ketua DPD Golkar OKI Bakri Tharmos.

“Benar saya bersama Pak Bakri dan Pak Azhari yang diusung Partai Golkar untuk maju dalam pilkada OKI,” kata Rifai yang tak mau lagi dipinang oleh pertahana dan sudah cukup satu periode mendampinginya.

Ketika ditanya mengenai dukungan untuk pilkada, Rifai tak banyak bicara. Dia hanya tertawa kecil. Dia hanya mengatakan dirinya harus fokus menjalankan roda pemerintahan dan mengenai terjun kelapangan untuk mendampingi Azhari itu diluar jam kerja dan di hari libur.

“Saat itu, saya bersama Pak Azhari dan Pak Bakri menghadiri acara resepsi pernikahan di Lempuing. Alhamdulillah suasana cukup baik dan mereka sehati sepertinya bersama Azhari,” ujar Rifai seraya menunjukan foto bersama Azhari dan Bakri ketika duduk di satu meja bersama.

Suhu politik yang mulai memanas, juga terjadi karena hampir di setiap kesempatan, masyarakat dan pemuda kerap memperbincangkan tentang kandidat-kandidat bakal calon Bupati Azhari-Qomarus.

“Dimana-mana di warung kopi dan di tempat main gaple selalu berbincang mengenai bakal calon bupati. Lebih lagi, Azhari-Qomarus yang selalu menjadi buah bibir masyarakat dan diyakinkan akan menumbangkan pertahana,” ungkap Pakmin warga Desa Suryadi Kecamatan Mesuji OKI.

Masih kata Pakmin, dirinya ingin perubahan karena selama 3 tahun berlalu, baru inilah Bupati OKI berkeliling ke desa-desa.

“Mendekati pilkada baru bupati terus menyambangi desa,” ungkap Pakmin yang menginginkan perubahan yang maju dalam perekonomian dan pendidikan yang selama ini dianggap gagal, karena dipelosok desa masih banyak kekurangan tenaga pengajar yang profesional.

Terpisah, Konstdino (27) pemuda Desa Batu Ampar Kecamatan SP Padang menilai, selama ini orang-orang yang sukses hanya orang yang berada disekeliling pertahana saja.

Sementara orang yang jauh dari sekeliling itu haya menerima janji-janji yang tak pasti sehingga membuat kekecewaan semata.

“Saya berkaca masa lalu bahwasannya sistem yang dibangun oleh rezim sebelumnya dirasa belum berpihak kepada kepentingan masyarakat luas. Yang selalu mendapat perhatian hanya orang-orang dekat dengan penguasa, kalau tidak dekat dengan penguasa mana pernah diperhatikan dari segi pembangunan, bantuan dan lain sebagainya terasa seperti ada diskriminasi.," ujarnya.

Dia sangat berharap calon bupati yang akan datang agar bisa melepaskan paradigma lama serta gaya lama.

"Karena pemuda sangat merindukan sosok kepala daerah yang benar-benar bisa amanah serta mampu berlaku adil dan merata, tidak pilih kasih dan tidak diskriminasi,” tandasnya. 

sumber : Sripoku

Komentar Berita