Senin, 16 Mei 2016 - 22:28:00 WIB - Viewer : 3524

Mengenal La Ode Musa, Hafidz Cilik yang menjadi inspirasi dan Kebanggaan Indonesia

Musa (tengah)

AMPERA.CO - Musa La Ode Abu Hanafi, hafidz cilik yang telah membanggakan Indonesia di arena Musabaqah Hifzhil Quran (MHQ) International di Sharm El-Sheikh, Mesir yang dihelat sejak 10-14 April 2016 lalu. La Ode Musa adalah peserta termuda (7 tahun) dan postur terkecil berhasil menjadi yang terbaik ketiga diajang lomba hafizh anak tingkat Dunia tersebut. 

Musa berhasil melewati berbagai soal yang diujikan dan berhasil mengalahkan 80 peserta lainnya yang berasal dari 60 negara, dan bahkan membuat takjub para dewan hakim.

Musa merupakan peserta paling kecil di antara peserta lomba, namun kemampuan Musa dalam menghafal Alquran memang sudah tidak diragukan lagi.

Musa memang bukanlah yang pertama membawa harum nama Indonesia, tapi musa menjadi istimewa karena usianya yang masih belia. Andai musa ikut kejuaraan itu beberapa tahun kemudian, bukan tidak mungkin dirinya akan menjadi yang terbaik.

Musa kecil masih memiliki kendala untuk melafalkan huruf “R” tapi jangan tanya soal hafalan al-Qur’an, dia berhasil membuat pemerintah Mesir takjub.

Selain diganjar juara 3, Musa mendapat undangan kehormatan dari pemerintah Mesir pada peringatan Malam Lailatul Qadar yang diadakan pada Ramadan mendatang. Disebutkan bahwa Presiden Mesir akan memberikan penghargaan secara langsung kepada Musa. Pemerintah Mesir akan menanggung biaya tiket dan akomodasi selama mereka berada di Mesir. Menteri Gomaa menyampaikan takjubnya kepada Musa yang berusia paling kecil dan tidak bisa berbahasa Arab, tapi menghapal Al-Qur’an dengan sempurna, jelas Koordinator Fungsi Pensosbud KBRI Kairo, Lauti Nia Astri Sutedja dalam rilisnya kepada media.

Prestasi yang dibuat oleh hafiz cilik inipun mendapatkan perhatian dari seluruh masyarakat Indonesia, termasuk Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi), melalui akun Facebook Presiden Joko Widodo, Jokowi memberikan ucapan selamat kepada Musa. €œ

Siapa La Ode Musa?

La Ode Musa, biasa disapa Abang Musa. Adalah putra dari pasangan Laode Abu Hanifa (34) dan Yulianti (29). Kepada bimasislam Yulianti mengaku sangat gembira mendengar kabar tentang anaknya yang telah berhasil menjadi juara di Mesir. “Sangat senang, saya menangis mendengarnya, alhamdulillah”, ujar Yulianti.

Lahir di Bangka Barat pada 26 Juli 2008, musa adalah anak pertama dari empat bersaudara. Adiknya Lukman (5) Hindun (3) dan Zainal (1). Seperti layaknya anak kecil, musa pun mengalami kesulitan saat pertama bejalar al Qur’an.   

“Awalnya ya susah belajar Al-Qur’an, tapi karena Abinya (bapak-red) istiqomah dan sabar dalam mendidik ilmu agama alhamdulillah hasilnya bagus”, ungka Yulianti yang berniat menjadikan semua anaknya hafal Al-Qur’an.  

Meski sudah jadi juara Yulianti berharap anaknya akan lebih giat belajar. “Harus lebih giat belajar, jangan sampe malah tidak belajar”, harapnya.    Yulianti juga menuturkan kalau anaknya biasa saja, cuma dia menerapkan disiplin yang tinggi. “Seminggu ada waktu satu hari untuk bermain, selebihnya ya belajar, untuk yang umum-umum belajar sama saya”, aku Yulianti.

Yulianti berpesan agar para orang tua terus mendidik anaknya dengan penuh semangat. “kepada para orang tua jangan patah semangat untuk terus mendidik ilmu agama kepada anaknya”, pungkasnya.

Musa merupakan satu-satunya perwakilan dari Indonesia dan Juara. Selamat Musa. 

Penasaran melihat penampilan Musa dalam ajang Musabaqah Hifzil Quran (MHQ) International di Sharm El-Sheikh Mesir? Simak videonya di bawah ini.

Video Terkait:


Feri Y

dari berbagai sumber

Komentar Berita