Selasa, 02 Jun 2015 - 14:33:08 WIB - Viewer : 5688

Menjelang Ramadhan, Harga Telur Naik

AT. Putra

Foto: Istimewa
Sejumlah pedagang menaikkan harga telur yang disebabkan tingginya permintaan sementara stok terbatas

AMPERA.CO, Palembang - Untuk memenuhi kebutuhan pokok menjelang bulan Ramadhan, masyarakat harus merogoh kocek lebih dalam, pasalnya sejumlah kebutuhan pokok sudah merangkak naik di sejumlah pasar tradisional di Palembang, terutama harga telur yang tembus mencapai Rp 21 ribu per kilogram (kg).

Salah seorang pedagang telur di Pasar Kertapati, Lusi (51) mengatakan, kenaikan harga telur tersebut sudah berlangsung 3 hari terakhir. Hal tersebut diakibatkan tingginya permintaan, sementara stok terbatas.

"Sekarang kan sudah masuk bulan ruah, banyak warga muslim yang menggelar yasinan, sebelumnya harga telur hanya Rp 18-Rp 19 ribu per kg, sekarang sudah menjadi Rp 21 ribu,"ungkapnya, saat dibincangi ditempatnya berjualan, Selasa (2/6).

Menurut Lusi, kenaikan kebutuhan pokok menjelang Ramadhan sudah menjadi hal biasa dikalangan masyarakat. Karena, setiap tahun pasti terjadi kenaikan kebutuhan pokok.

"Ya sudah biasa, mungkin masyarakat sudah maklum. Untuk penjualan, meningkat sekitar 30 persen jika dibandingkan hari-hari biasa,"ujarnya tanpa menyebutkan pasti, berapa kg telur terjual setiap harinya.

Terpisah, Kabid Perdagangan Dalam Negeri (PDN), Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Palembang Juni Haslansi mengatakan, agar harga kebutuhan pokok tidak mengalami kenaikan yang tinggi, pihaknya akan operasi pasar.

"Pemerintah pusat, jauh-jauh hari sudah imbau kepada semua daerah di Indonesia, termasuk Palembang agar harga kebutuhan pokok tidak naik melebihi ketentuan, kami akan pantau kestabilan harga jelang puasa,"katanya, saat dihubungi, Selasa (2/6).

Menurut Juni, pemantauan harga kebutuhan pokok dipasar-pasar tradisional di Palembang, rutin dilakukan Disperindakop Palembang setiap tahunnya. Seperti tahun lalu, bersama Menteri Perdagangan (Mendag) langsung turun ke Pasar KM 5 dan Pasar Cinde.

"Selain mengecek harga, kami juga melakukan pengecekan ketersedian pasokan kebutuhan pokok. Jangan sampai tidak ada,"ujarnya.

BerlianPratama

    Simak Berita lainnya seputar topik artikel ini :

  • sembako