Jumat, 19 Feb 2021 - 12:12:00 WIB - Viewer : 4540
Misi Sarihusada untuk Selamatkan Generasi Emas dan Wujudkan Mimpi Indonesia Maju 2045
AMPERA.CO, Jakarta - Mimpi bangsa Indonesia untuk menjadi negara maju pada perayaan 1 abad kemerdekaan, yakni tahunnya di 2045, sangat bergantung pada kualitas anak-anak Indonesia yang masih balita saat ini, karena 24 tahun kedepan, diperkirakan negara ini akan mengalami bonus demografi dengan 68,7 persen penduduk merupakan usia produktif.
Visi Indonesia Emas 2045 yang dicanangkan oleh pemerintah dengan harapan terciptanya generasi emas yang berkualitas pada 100 tahun kemerdekaan, menjadi salah satu point yang menjadi konsen bagi Sarihusada untuk turut membantu terwujudnya visi tersebut, karena berdasarkan data Hasil Riset Kesehatan Dasar 2018 (Riskesdas 2018), Satu dari tiga anak Indonesia berusia di bawah lima tahun tercatat mengalami anemia, di mana 50-60% kejadian anemia disebabkan oleh kekurangan zat besi (Grantham-McGregor S, 2010).
Isu kesehatan yang dapat berdampak jangka panjang terhadap tumbuh kembang anak dan tentunya mempengaruhi kualitas Generasi Emas Indonesia inilah yang menjadi salah satu isu krusial yang menjadi topik bahasan yang mesti ada solusi yang ditawarkan sesegera mungkin, seperti yang dibahas dalam konferensi pers bertajuk Dukung Anak Generasi Maju Tumbuh Maksimal, Sarihusada Luncurkan SGM Eksplor Pro-gress Maxx dengan IronC, yang digelar kamis (18/3/2021).
Dr. dr. Luciana B. Sutanto, MS, SpGK, Seorang Dokter Spesialis Gizi Klinis yang juga menjadi President of Indonesian Nutrition Association (INA), menjelaskan bahwa kekurangan zat besi dapat menyebabkan anak kurang konsentrasi dan fokus, serta sulit bersosialisasi.
“Kekurangan zat besi pada anak berpotensi menghambat pertumbuhan kognitif, motorik, sensorik, dan sosial anak. Jika tidak ditangani secara tepat, dampaknya bisa jadi permanen. Hal ini dapat dicegah dengan memberikan makanan yang kaya zat besi seperti daging merah, hati, ikan, ayam, bayam, dan susu. Selain itu memberikan makanan yang mengandung vitamin C juga penting untuk mendukung penyerapan zat besi.” jelas Dr. Luciana.
Melihat fakta ini, PT Sarihusada Generasi Mahardika (Sarihusada) yang memiliki misi untuk memberikan akses kemajuan bagi seluruh anak Indonesia berkomitmen untuk turut mendukung kesehatan dan tumbuh kembang anak agar cita-cita masa depan mereka dapat tercapai tanpa terkecuali.
“Kami percaya kemajuan bangsa Indonesia di masa depan bergantung pada kualitas anak-anak masa kini. Terlebih, saat ini anak-anak Indonesia butuh bantuan dalam mengatasi tantangan kesehatan seperti kondisi kekurangan zat besi. Sarihusada melalui SGM Eksplor berinovasi dan meluncurkan formula terbaru SGM Eksplor, yaitu SGM Eksplor Pro-gress Maxx dengan IronC,” ujar Astrid Prasetyo, Marketing Manager SGM Eksplor.
Menurut Astrid, sarihusada ingin membantu orang tua memenuhi kebutuhan zat besi serta nutrisi penting lainnya untuk anak dan menghindarkan mereka dari dampak jangka panjang kekurangan zat besi.
Formula SGM Eksplor Pro-gress Maxx diperkaya oleh IronC, sebuah kombinasi zat besi dan vitamin C dalam rasio molar yang telah disesuaikan untuk memberikan asupan zat besi kepada anak dan memastikan asupan tersebut dapat terserap dengan optimal. “Selain IronC, SGM Eksplor Pro-gress Maxx juga dilengkapi oleh nutrisi penting lainnya seperti Minyak Ikan, Omega 3 & 6, Tinggi Protein, Kalsium, Vitamin D, Serat Pangan, dan Zinc, dukung tumbuh kembang optimal anak Indonesia,” tambah Astrid pada acara peluncuran SGM Eksplor Pro-gress Maxx.
Tak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik anak, kekurangan zat besi turut mempengaruhi lima aspek tumbuh kembang anak, yakni kognitif, fisik, emosi, sosial dan bahasa, seperti yang disampaikan oleh Psikolog Anak & Keluarga, Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si., Psi, dalam paparannya yang menjelaskan bagaimana kelima aspek tumbuh kembang ini akan mempengaruhi 5 potensi prestasi anak yang dibutuhkan untuk menjadi Generasi Maju.
Menurut Anna, Selain nutrisi yang lengkap, stimulasi juga penting untuk mengasah potensi prestasi pada anak terutama dengan adanya berbagai tantangan saat ini.
"Pada kondisi seperti sekarang, orang tua dan anak harus menyesuaikan diri dengan kondisi baru dan tidak menentu, sehingga anak dituntut untuk dapat berpikir cepat, tangguh, percaya diri, tumbuh tinggi, dan aktif bersosialisasi untuk dapat menjadi anak Generasi Maju,” Jelas anna
Dijelaskan Anna, untuk mengenali 5 aspek penting di dalam diri si Kecil atau 5 potensi prestasi, agar tumbuh kembang si Kecil optimal dan sesuai dengan tahapan usianya tersebut, seperti cerdas kreatif, tumbuh tinggi dan kuat, mandiri, supel, dan percaya diri, orang tua, khususnya para bunda, dapat mengajak anak bermain bersama bunda, seperti bermain permainan tradisional yang bisa menjadi stimulus potensi anak.
"Tujuannya untuk membantu para Bunda dalam mendukung 5 Potensi Prestasi yang dimiliki si Kecil langsung dari rumah" jelas anna.
Alyssa Soebandono, Selebriti dan bunda dua orang anak, yang ikut menjadi pemateri pada acara ini menyampaikan harapan dan pengalamannya dalam upaya pemenuhan nutrisi dan stimulasi anak.
“Tentunya saya sebagai seorang bunda memiliki harapan untuk kedua orang anak saya, Rendra dan Malik, supaya bisa menjadi anak yang selalu aktif, mau belajar, dan ingin memenuhi rasa ingin tahunya. Situasi saat ini memang menantang tidak hanya untuk bunda tetapi juga untuk anak. Saya melihat sendiri bagaimana Rendra dan Malik berusaha untuk menyesuaikan diri dan tetap fokus saat belajar dan beraktivitas lainnya di rumah. Saya juga selalu berusaha mendampingi mereka supaya bisa membantu mereka tetap konsentrasi dan semangat saat belajar. Maka dari itu, saya sangat memperhatikan asupan nutrisi untuk Rendra dan Malik agar gizinya selalu tercukupi,” jelas Alyssa Soebandono.
Diakhir acara, Astrid Prasetyo, Marketing Manager SGM Eksplor sangat antusias mencatat segala masukan yang disampaikan para pembicara. Menurut catatannya, Selain nutrisi yang baik, edukasi dan stimulasi untuk anak tidak kalah penting untuk mendukung anak menjadi Generasi Maju.
Menurutnya, Hal inilah yang mendorong SGM Eksplor untuk memberikan tidak hanya akses nutrisi, namun juga akses edukasi untuk mendukung tumbuh kembang optimal anak.
“Kami sangat setuju dengan pandangan dari Psikolog Anak & Keluarga yang menyatakan bahwa selain nutrisi, stimulasi yang tepat juga dibutuhkan untuk mengasah 5 potensi prestasi anak untuk menjadi Generasi Maju. Selain itu, kami memahami bahwa orang tua Indonesia memiliki harapan akan anaknya dan membutuhkan dukungan akses edukasi dan informasi untuk mengasah anaknya menjadi Generasi Maju. Oleh karena itu SGM Eksplor turut serta dalam memberikan akses edukasi melalui platformSekolah Generasi Maju, Aplikasi Analisis Potensi Prestasi Anak Generasi Maju, dan Online Festival Generasi Maju. SGM Eksplor melanjutkan komitmen tersebut untuk memastikan orang tua Indonesia mampu memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya dan membantu mewujudkan Generasi Emas 2045,” pungkas Astrid.



