Kamis, 07 Mei 2015 - 17:39:17 WIB - Viewer : 4284

Modus Teman Dekat, Suwandi Tertipu 25juta

Suwandi (52) yang menjadi korban penipuan saat melapor ke Mapolresta Palembang kemarin (7/5).

AMPERA.CO, PalembangApes dialami Suwandi (52) warga Jalan RE Martadinata Nomor 31 RT 15 RW 06 Kelurahan Sungai Buah Kecamatan Ilir Timur II Palembang ini yang harus kehilangan uang sebesar RP 25juta karena ditipu seseorang yang mengaku sebagai temannya saat dibangku sekolah. Atas kejadian tersebut dirinya melapor ke Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu Polresta Palembang.

Kepada petugas dirinya menceritakan kejadian yang dialaminya bermula saat dirinya mendapat telpon dari orang tak dikenal yang mengaku teman karibnya saat sekolah. Pelaku tersebut menawarkan dirinya sebuah mobil second jenis Toyota Innova tahun 2013 dengan harga murah. 
 
"Namanya Suswantoro dan nama itu tidak asing bagi saya karena memang punya teman dengan nama itu,"katanya saat melapor ke SPKT Polresta Palembang kemarin (7/5).
Menurut korban, ‎kejadian itu berlangsung pada Selasa 28 April 2015 sekitar pukul 13.18 WIB lalu, di ATM Bank Mandiri Jalan Kapten A Rivai, Palembang. "Harganya murah, yaitu Rp 120juta.‎ Katanya itu mobil lelang di Cengkareng dan harga yang ditawarkan murah,"bebernya.
 
Kontan saja,‎ Suwadi yang tergiur dengan harga miring tersebut langsung berbincang dengan pelaku soal mobil yang dimaksud. Hingga pelaku meminta uang muka sebesar Rp 25 juta yang dikirim korban secara bertahap sebanyak dua kali.
"Dia (pelaku-red) dbilang bisa diangsur selama 3 tahun. Setelah saya setuju, dia minta DP Rp 25 juta. Akhirnya saya kirim Rp 20 Juta dilanjut lagi saya kirim Rp 5 juta,"ujar korban.
 
Setelah uang ditransfer, nyatanya mobil tersebut tak kunjung datang kerumah korban. Hingga akhirnya Suwadi menelpon temannya Suswantoro yang namanya dicaplok oleh pelaku. "Saya mulai curiga lantaran mobil belum dikirim dan pelaku minta lagi uang Rp 11 Juta, alasannya untuk duit penandatangan pelengkapan mobil itu agar dikirim ke Palembang. Lalu saya cari tau tentang Suswantoro yang sebenarnya. ternyata dia tidak pernah lelang mobil itu, saat itulah saya sadar telah menjadi korban penipuan,"tukasnya.
 
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Suryadi membenarkan laporan tersebut telah diterima dengan tanda bukti lapor‎ LP/ B-1017/V/2015/ Resta/ Sumsel.
 
"Sekarang kita sedang meminta keterangan korban untuk mengejar pelaku,"singkat Suryadi.(AM9)

    Simak Berita lainnya seputar topik artikel ini :