Selasa, 04 Jun 2019 - 00:41:00 WIB - Viewer : 192

Operasianal LRT Palembang bertambah menjadi 58 Perjalanan per Hari

AMPERA.CO, Palembang - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menambah operasional perjalanan LRT Palembang dari semula 52 perjalanan per hari menjadi 58 perjalanan hingga pukul 20.32 setiap harinya untuk memberikan kesempatan masyarakat Palembang untuk menggunakan LRT sebagai alternatif transportasi dalam berpergian akan lebih lama 

Manager Humas PT KAI Divre III Palembang Aida Suryanti mengatakan pembukaan rute LRT Palembang sebagai komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan menjawab kebutuhan akan transportasi massal yang bebas macet dan nyaman."Dengan harga terjangkau mulai 7 Juni 2019 LRT Palembang ditambah enam perjalanan sehingga  waktu operasional LRT mulai jam 04.48  sampai jam 20.32, dengan keberangkatan terakhir dari stasiun Bandara pukul 19.30 tiba di stasiun DJKA pukul 20.32," ujarnya dalam keterangan tertulis Senin (3/6).

Lebih lanjut Aida menjelaskan penambahan enam perjalanan LRT ini memberikan kesempatan waktu yang lebih lama bagi masyarakat untuk menggunakan LRT. Ia menyebut dari 52 perjalanan sehari menjadi 58 perjalanan per hari nya, tentunya akan lebih memudahkan penumpang dalam berpergian dengan aman, bebas macet dan tiket terjangkau.

Selain itu diharapkan dengan penambahan jumlah perjalanan ini akan lebih meningkatkan minat masyarakat menggunakan LRT, dan menjadikan LRT Palembang sebagai bagian penting dalam sistem transportasi publik masa depan. Apalagi saat ini LRT Sumsel telah terintegrasi dengan bis Damri dan Trans Musi.

Sejak dioperasikan 23 Juli 2018 masyarakat cukup antusias menggunakan LRT, tercatat hingga saat ini sudah 1.689.502 penumpang yang menggunakan LRT. Dengan dukungan dari semua pihak dan komitmen perbaikan pelayanan yang terus dilakukan PT KAI selaku operator LRT Palembang.

"Diharapkan ada nya penambahan enam perjalananan ini akan memberikan alternatif transportasi bagi masyarakat dalam berpergian dan mulai beralih menggunakan transportasi publik," ucapnya. 

Komentar Berita