Kamis, 06 Des 2018 - 23:19:00 WIB - Viewer : 480

Palembang Deklarasi Optimalisasi Pajak bersama KPK

rep : AT.Putra/Ed:Feri

Walikota Palembang Harnojoyo sampaikan sambutan dalam acara deklarasi optimalisasi pajak bersama KPK, Kamis (6/12).

AMPERA.CO, Palembang - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendukung penuh langkah Walikota Palembang untuk mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui sektor pajak.

Hal itu dideklarasikan Walikota Palembang bersama Opd Pemkot Palembang, Ketua DPRD Palembang dan pimpinan KPK, bertempat dihalaman parkir DPRD Provinsi Sumsel, Kamis (6/12).

Dalam sambutannya, pimpinan KPK Saut Situmorang mengatakan, untuk memberikan kesadaran bagi masyarkat, pelaku usaha dan wajib pajak, perlu dilakukan gerakan. Sehingga penerimaan daerah dari sektor pajak dapat meningkat.

"Tidak ada negara yang bisa hidup tanpa pajak, kita ingin memberikan pencerahan kepada masyarakat untuk sadar dalam membayar pajak, karena dari pajak inilah dapat membangun suatu daerah," katanya, dihapadan Gubernur, Walikota dan jajaran Kepolisian, TNI dan Pejabat dilingkungan Pemkot Palembang.

Menurutnya, KPK sangat mengapresiasi keinginan daerah untuk meningkatkan penghasilan. Palembang, kata Saut, merupakan kota ke-4 yang mendapat pendampingan dari KPK terkait optimalisasi penerimaan pajak ini.

"Secara teknis, bekerjasama dengan Bank Daerah dalam hal ini Bank Sumselbabel untuk memasang alat Tiping Box di setiap restoran, jadi jika kita makan di restoran itu, pungutan pajak langsung muncul dan terdeteksi saat itu juga, sehingga akan meminimalisir terjadinya penyelewengan terhadap pajak tersebut, dan masyarakat juga akan lebih percaya dalam memberikan pajaknya," katanya.

Sementara itu, Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan, saat ini sudah ada
400 tiping box yang terpasang di hotel dan restoran di Palembang. Ia optimis peningkatan target pajak sebesar Rp 500 milyar di Tahun 2019 bisa tercapai.

"Proses pemasangan tipping box terus kita lakukan. Tim telah melakukan pendataan, bahkan angkanya sudah mencapai ribuan," pungkasnya.

Komentar Berita