Rabu, 25 Jul 2018 - 23:05:00 WIB - Viewer : 1052

Palembang Tunggu Jadwal Resmi Penerimaan CPNS

Rep : Alam

Ratu dewa (kiri) bersama Wakil Walikota Fitrianti Agustinda

AMPERA.CO, Palembang - Kabar gembira bagi pencari kerja. Pasalnya, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang tengah menanti jadwal resmi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari Pemerintah Pusat untuk wilayah Kota Palembang.

"Kami sedang menunggu jadwal resmi pendaftaran. Sebab yang mengeluarkan nantinya adalah Badan Kepegawaian Negara (BKN). Karena hal itu terkait formasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB). Informasi sementara dari KemenPANRB, penerimaan di Palembang sesuai jumlah PNS yang pensiun sekitar 900 orang. Sedangkan formasi secara resmi belum ada," katanya, Rabu (25/7).

Dijelaskannya, informasi terkait penerimaan CPNS tersebut, masih belum sesuai dengan pengajuan sebelumnya kepada KemenPANRB. Ia mengaku, Pemkot sudah mengusulkan beberapa kali untuk penerimaan CPNS kepada KemenPANRB yakni sebanyak 3000 formasi yang sangat dibutuhkan di Palembang. 

"Sebelumnya kita sudah lakukan pemetaan kebutuhan pegawai, dari sekitar 3000 itu memang paling banyak kebutuhan guru. Sudah tiga atau empat tahun ini kita usulkan ke KemenPANRB tapi belum ada pembukaan untuk Palembang," katanya.

Terkait hal tersebut, Dewa berharap usulan yang diajukan dapat disetujui. Karena jika 900 maka jumlah tersebut hanya menyesuaikan dengan jumlah PNS yang pensiun.

"Dari jumlah yang disetujui, kita prioritaskan untuk memenuhi kebutuhan tenaga pengajar dan kesehatan," katanya.

Kemenpan RB mensyaratkan pemberian formasi kepada daerah jika proporsi belanja langsung dan tidak langsung pada APBD daerah seimbang atau lebih besar belanja langsung dari pada tidak langsung.

Kepala Bappeda dan Litbang Kota Palembang Harrey Hadi sebelumnya mengatakan, proporsi belanja langsung dan tidak langsung Palembang sudah sangat bagus.

"Proporsi belanja langsung dan tidak langsung APBD tahun 2018, untuk yang langsung 54,44 persen dan belanja tidak langsung 45,56 persen dari total anggaran Rp3,491 triliun," pungkasnya

 

    TAGS   :

Komentar Berita