Selasa, 23 Jun 2015 - 14:48:00 WIB - Viewer : 6312
PDAM Sering Ngadat, BPPSPAM Anggap hal yang Biasa
istimewa
AMPERA.CO, Palembang - Seringnya penghentian distribusi air bersih kepada sambungan langganan (SL), oleh Perusahaan Daerah Air Musi (PDAM) Tirta Musi Palembang, dianggap biasa oleh anggota Badan Pendukung Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM), Aulawi. Usai acara Sosialisasi Perwali Nomor 8 Tahun 2015, di kantor Bappeda Palembang, Selasa (23/6).
Aulawi mengatakan, sejak Tahun 2007 lalu, perkembangan PDAM Tirta Musi Palembang mulai sehat. Hal itu dilihat dari capaian realisasi masyarakat Metropolis yang menggunakan air bersih dari PDAM Tirta Musi.
"Secara umum, semua yang ada di PDAM Tirta Musi sudah baik dan sehat. Baik pelayanan, maupun sistem manajemen yang ada didalamnya,"katanya.
Disinggung mengenai seringnya distribusi air bersih terhenti, Aulawi menjawab, hal itu sudah pasti diakibatkan oleh PT PLN, karena gangguan aliran listrik. Begitu juga, ketika PDAM melakukan pemeliharaan, pasti terjadi penghentian distribusi air bersih kepada pelanggan.
"Itu hal yang biasa. Semua wilayah yang ada di Indonesia, juga mengalami hal yang sama. Artinya tidak hanya di Palembang saja, saya rasa masyarakat pelanggan sudah maklum hal itu,"ujarnya.
Tapi, yang jelas Aulawi menambahkan, negara wajib memenuhi kebutuhan air bersih kepada masyarakat. Karena, hal itu merupakan hak masyarakat yang harus dipenuhi.
"Air bersih itu hak masyarakat, harus dipenuhi, kita terus berupaya memaksimalkannya, hingga tidak ada lagi daerah yang tidak bisa menikmati air bersih,"ulasnya.
Terpisah, Dirut PDAM Tirta Musi Palembang, Cik Mit mengatakan, saat ini jumlah total SL PDAM Tirta Musi sebanyak 250 ribu SL. Sementara tahun ini, pihaknya menargetkan terjadi pertumbuhan hingga 30 ribu SL.
"Tahun ini kami targetkan bertmabah menjadi 280 SL. Pertambahan pelanggan kita setiap tahunnya 10-11 persen,"katanya.
Cik Mit menambahkan, kedepan pihaknya akan lebih memaksimalkan penyaluran air bersih kepada pelanggan. Bahkan, dengan harapan tidak lagi terjadi pemadaman. Tapi, hal itu tentu memerlukan waktu dan biaya besar.
"Kami harap masyarakat pelanggan bisa bersabar, kami akan terus berupaya terbaik. 2018, seluruh masyarakat Palembang harus sudah tersambung PDAM, itu target kami. Kalau Presiden keluarkan Perpres soal distribusi air selama 24 jam, kita juga bisa wujudkannya, sekarang baru sebagian, karena keterbatasan sistem,"pungkasnya.
AR. Yosef



