Kamis, 04 Mei 2017 - 16:08:00 WIB - Viewer : 4948

PDIP : Semua Kandidat Punya Hak yang Sama

rep :AT.Putra/Ed:Feri

Ampera.co

AMPERA.CO, Palembang - Guna menjaring calon kepala daerah, yang ingin maju pada percaturan Pilkada Palembang 2018 mendatang. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Palembang buka pendaftaran bagi putra-putri terbaik bangsa, khususnya di Metropolis.

Bagi calon yang ingin mendaftar, sedikitnya ada 21 syarat yang harus dipenuhi untuk dapat masuk penjaringan partai moncong putih tersebut. Diantaranya, surat keterangan yang menyatakan mengenal daerahnya dan di kenal oleh masyarakat daerahnya, surat keterangan dari pengadilan yang menerangkan tidak sedang dinyatakan pailit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

Ketua DPC PDIP Palembang, Zulfikri Kadir mengatakan, partai PDIP merupakan partai yang paling seksi dalam Pilkada Palembang 2018. Mengapa demikian, karena PDIP merupakan partai pemenang sekaligus kursi terbanyak di DPRD Palembang yakni 9 kursi.

"Walaupun demikian, semua pihak mempunyai peluang yang sama untuk mendapatkan dukungan dari partai. Tidak ada beda dengan kader sendiri, termasuk saya sebagai ketua DPC PDIP Palembang, sama saja. Artinya, kesempatan ini dibuka untuk umum, dan tidak ada jaminan kader bisa dicalonkan. Karena semua bergantung dengan pilihan rakyat,"katanya saat melakukan jumpa pers, di kantor DPC PDIP Palembang, Rabu (3/5).

Diejelaskannya, untuk pendaftaran mulai dibuka pada Senin (8/5) mendatang, serta tidak dipungut biaya apapun alias gratis dalam proses pendaftaran di DPC PDIP Palembang.

"Semuanya gratis, silahkan kekantor untuk mendaftarkan diri sebagai bakal calon, demokrasi ini suci,"imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Penjaringan PDIP Kota Palembang, Alex Andonis mengatakan, berdasarkan surat DPP PDIP tertanggal 1 April, DPC bertugas dalam proses penjaringan kemudian diajukan ke DPD PDIP Sumsel dilanjutkan untuk di SK kan di DPP.

"Keputusan akhir ada di DPP. Kita merekomendasikan nama-nama yang sudah dijaring. DPD akan melakukan proses penyaringan pertama. Kemudian selanjutnya di survey dan di rangking untuk diajukan ke DPP. Seluruh calon kepala daerah yang diusung akan ikut sekolah partai,"katanya.