Jumat, 12 Agu 2016 - 20:43:00 WIB - Viewer : 8368

PDIP ogah dukung Ahok karena Lancang dan Sombong

ahok dan Megawati

AMPERA.CO, Jakarta - Wasekjen PDIP Ahmad Basarah mengungkapkan alasan pihaknya tidak mendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pilkada DKI 2017 mendatang.

Menurutnya, Ahok telah lancang dengan mengultimatum Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri agar memberikan kepastian soal dukungan terhadap dia dan pasangannya, Djarot.

"Ga mungkin seorang Ahok bisa intimidasi Megawati Soekarnoputri. Kita abaikan permintaan dia," kata Basarah di komplek parlemen, Jakarta, Jumat (12/8/2016).

Lebih jauh, Basarah mengungkap etika tidak baik Ahok kepada PDI-Perjuangan. Dimana, mantan Bupati Belitung Timur itu meminta PDIP mendukung calon perseorangan, setelah Ahok menyatakan siap maju melalui jalur independen, dan tidak melalui parpol.

"Ini juga satu hal yang ga mungkin. Konsep gotong royong dengan jalan kepartaian, dia suruh disubordinasikan dukung calon perseorangan. Ini menurunkan marwah dan derajat PDIP," jelasnya.

Selain itu, anggota Komisi I DPR ini mengutarakan, Ahok masih juga tidak menghargai sikap PDIP saat satu mobil dengan Megawati dan Presiden Joko Widodo ketika menghadiri Rapimnas Golkar

Dimana, saat itu Ahok menyatakan kalau dirinya maju Pilgub DKI melalui jalur partai politik, seraya meminta Megawati untuk mendukung seperti Partai Hanura, NasDem, dan Partai Golkar.

"Pada saat itu respon ibu Mega normatif. `PDIP punya mekanisme pak Ahok`. Mestinya ketika Mega sudah jawab semacam itu, Ahok menangkap pernyataan Ketum PDIP itu memberikan sinyal, pak Ahok kalau mau didukung atau diusung PDIP, anda silahkan daftar," paparnya.

Diketahui, dulu ketika Ahok berambisi untuk maju melalui jalur independen, ia pernah mengultimatum dengan memberi batas waktu satu minggu kepada PDIP apakah bersedia melepas Djarot Saiful Hidayat untuk menjadi pendampingnya atau tidak.

Tindakan Ahok itu jelas membuat kader dan elite PDIP berang dan menilai mantan bupati Belitung Timur itu sosok yang tidak pantas didukung partai banteng moncong putih

Feri Y

Teropongsenayan