Kamis, 17 Okt 2024 - 22:06:00 WIB - Viewer : 5776

Pelatihan Layanan Dasar Berbasis Kasus Menggunakan Media Quizizz dan Video

// Pengabdian Kepada Masyarakat Prodi Bimbingan dan Konseling - FKIP UNSRI

Penulis : Annisa Assakdiah

IST

AMPERA.CO - Pelayanan Bimbingan dan Konseling (BK) di Lingkungan sekolah merupakan bagian dari proses Pendidikan untuk mendukung perkembangan siswa secara optimal. Layanan ini dilaksanakan oleh Guru BK dan atau Konselor sekolah baik secara individual, kelompok maupun klasikal. Layanan Bimbingan Klasikal merupakan pemberian bantuan kepada siswa guna memberikan pemahaman terkat perkembangan mereka, maupun pencegahan terjadinya permasalahan perkembangan dikemudian hari. Oleh sebab itu, guru BK hendaknya memiliki keterampilan pedagogik dan professional yang baik dalam melaksanakan layanan ini.

Layanan klasikal dilaksanakan seperti pelaksanaan pembelajaran mata pelajaran  lainnya namun bimbingan dan konseling tidak memiliki kurikulum atau buku pelajaran seperti mata pelajaran lainnya. Hal ini karena layanan BK dilaksanakan berdasarkan kebutuhan siswa di tiap sekolah. Oleh sebab itu, pelaksanaan layanan klasikal juga meggunakan pendekatan dan strategi pembelajaran dalam mencapai tujuan pembelajaran.

Pembelajaran berbasis kasus merupakan strategi pembelajaran yang berpusat pada siswa, memberikan kesempatan siswa untuk dapat mengemukakan pandangannya terhadap suatu kasus yang dimaknai bagi kehidupannya. Sehingga strategi ini dapat digunakan sebagai strategi pelaksanan layanan klasikal.

Selanjutnya, layanan klasikal memuat berbagai materi yang relevan dengan perkembangan siswa. Pada saat ini, isu budaya merupakan suatu isu yang menjadi sorotan dalam dunia Pendidikan, di mana budaya memberikan kontribusi dalam perkembangan anak dan remaja serta menjadi salah satu faktor terjadinya kesenjangan sosial, intoleransi, hingga kekerasan budaya. Oleh sebab itu, isu budaya dapat menjadi konten pembelajaran untuk mencegah dampak negatif dari stereotip budaya.

Pentingnya pemahaman budaya juga menjadi suatu kompetensi yang hendak dikuasai oleh guru BK melalui layanan konseling multicultural. Mengingat pentingnya peningkatan kompetensi kesadaran budaya pada siswa dan guru BK, Program Studi Bimbingan dan Konseling di FKIP Universitas Sriwijaya memberikan pelatihan dengan tema “Pelatihan Layanan Dasar Bimbingan dan Konseling Berbasis Kasus dengan memanfaatkan media Quiziz dan Video untuk Memperkuat Kesadaran Multikultural Siswa”. Pelatihan ini diberkan kepada 35 orang Guru BK SMP di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palembang. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 16 – 25 Oktober 2024 dengan sistem pelatihan gabungan yaitu pelatihan tatap muka pada tangal 16 – 17 Oktober 2024 dan pelatihan online pada tanggal 18 – 25 Oktober 2024

Acara pelatihan dan sosialisasi ini dilaksanakan di Laboratorium Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP Universitas Sriwijaya kampus KM 5,5 Palembang, serta dibuka oleh Koordinator Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sriwijaya, Fadhlina Rozzaqyah, M. Pd dan didampingi Ketua Pelaksana pelatihan dan sosialisasi, Dr. Yosef, MA.

Dalam kata sambutannya, Koordinator Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sriwijaya, Fadhlina Rozzaqyah, M. Pd mengharapkan melalui kegiatan ini guru BK dapat menerapkan layanan klasikal berbasis kasus di sekolah serta memanfaatkan media Quiziz dan video yang memudahkan guru dalam mencapai tujuan layanan.

Kegiatan pelatihan dan sosialisasi ini terbagi menjadi 3 sesi, yaitu:

  1. Sesi pertama, yaitu sesi pelatihan layanan dasar berbasis multikultural untuk meningkatkan kesadaran multikultural siswa pada guru SMP, yang diketuai oleh Dr. Yosef, MA
  2. Sesi kedua, yaitu pelatihan Quizizz sebagai media layanan dasar yang diketuai oleh Fadhlina Rozzaqyah, M. Pd.
  3. Sesi ketiga, yaitu pelatihan editing video sebagai media BK yang diketuai oleh Sigit Dwi Sucipto, M. Pd.

Kegiatan ini dihadiri oleh ketua MGBK (Musyawarah Guru Bimbingan Konseling) SMP Kota Palembang, yaitu bapak Imam Bastoh Amarullah, S. Pd., Gr. Dan 35 orang guru BK SMP/Sederajat di kota Palembang, serta didampingi oleh tim dosen dan mahasiswa pelaksana yang diketuai oleh Dr. Yosef MA dan beranggotakan Fadhlina Rozzaqyah, M.Pd., Nur Wisma, S. Pd. I., M.Pd., Khadijah Lubis, M.Pd., Yola Eka Putri, M.Pd., Kons, Sigit  Dwi Sucipto, M.Pd., Rizki Novirson, M.Pd., Minarsi, M.Pd., Kons, Risma Anita Puriani, M.Pd., Romi Fajar Tanjung, M.Pd., yang didukung oleh 24 orang Mahasiswa program Studi Bimbingan dan Konseling.

Dari pelatihan dan sosialiasi ini, diharapkan para tenaga pendidik dapat mengembangkan kompetensi multikultural siswa dengan pelayanan Bimbingan dan Konseling, sehingga diskriminasi dan intoleransi dalam dunia pendidikan dapat terus berkurang atau bahkan tidak terjadi lagi serta mampu mengembangkan media layanan BK secara digital baik quizizz maupun video yang dapat diakses siswa secara bebas kaan saja dan di mana saja.