Kamis, 30 Okt 2025 - 15:42:00 WIB - Viewer : 3828
Pelatihan Pembuatan Media Sederhana Energi Terbarukan Berbasis STEM Berhasil Meningkatkan Literasi.
// Literasi Energi Bagi Peserta Didik di SMP N 5 Indralaya Utara
IST
AMPERA.CO, Indralaya - Tim Pengabdian Masyarakat Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Sriwijaya sukses melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) yang berjudul “Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Sederhana Energi Terbarukan Berbasis STEM untuk Melatih Literasi Energi Peserta Didik SMP Negeri 5 Indralaya Utara di Desa Tanjung Baru.”
Kegiatan ini diketuai oleh Dr. Ketang Wiyono, S.Pd., M.Pd., dengan anggota Dr. Kistiono, M.T., Evelina Astra Patriot, S.Pd., M.Pd., dan Frendi Ihwan Syamsudin, S.Pd., M.Pd., serta melibatkan mitra internasional dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM), yaitu Dr. Nor Farahwahidah dan Prof. Madya Ts. Dr. Dayana Farzeeha Binti Ali. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa sebagai pembantu pengabdi dari Prodi S2 Pendidikan Fisika FKIP UNSRI yaitu Nita Arum Sari dan Roro Aliyah Purbasari, serta dari Prodi S1 Pendidikan Fisika FKIP UNSRI yaitu Tyse Ramadhona, Senandung Senja Citra Maharani, dan Laura Insan Kencana

Tahap awal kegiatan dimulai dengan melakukan survei pendahuluan melalui wawancara Kepala SMP N 5 Indralaya Utara pada hari Kamis, 26 Juni 2025. Hasilnya menunjukkan bahwa sekolah masih kekurangan media pembelajaran kontekstual berbasis energi terbarukan dan tingkat literasi energi peserta didik masih rendah. Berdasarkan temuan tersebut, tim merancang pelatihan pembuatan media pembelajaran sederhana yang aplikatif, murah, dan berbasis STEM.
Pelaksanaan kegiatan utama berlangsung pada hari Senin, 22 September 2025, di SMP Negeri 5 Indralaya Utara. Agenda dibuka oleh Ketua Tim Pengabdian Pendidikan Fisika FKIP UNSRI bersama perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Ilir, beserta Kepala Sekolah, Guru, dan peserta didik SMP N 5 Indralaya Utara.
Kegiatan diawali dengan pretest literasi energi oleh Evelina Astra Patriot, S.Pd., M.Pd. Selanjutnya, Dr. Ketang Wiyono, S.Pd., M.Pd., memaparkan konsep energi terbarukan dan urgensi penerapannya dalam pembelajaran IPA yang menekankan pentingnya pemanfaatan energi bersih untuk keberlanjutan lingkungan. Melalui penjelasan interaktif dan contoh kontekstual, peserta didik yang semula kurang memahami sumber serta manfaat energi terbarukan mulai menunjukkan pemahaman yang lebih baik. Mereka mampu mengaitkan konsep energi bersih dengan kehidupan sehari-hari dan menyadari pentingnya pemanfaatan energi ramah lingkungan untuk keberlanjutan.


Pelatihan inti diisi oleh Dr. Nor Farahwahidah dan Prof. Madya Ts. Dr. Dayana Farzeeha Binti Ali (UTM) yang memberikan panduan pembuatan media sederhana berbasis STEM. Sesi dilanjutkan oleh Frendi Ihwan Syamsudin, S.Pd., M.Pd., dengan praktik langsung pembuatan miniatur pembangkit listrik energi panas, air, dan angin dari bahan-bahan sederhana. Peserta kemudian bekerja mandiri untuk merancang media mereka sendiri. Peserta didik antusias dalam penyiapan alat dan baha n, saling bertukar ide, dan berkolaborasi dalam kelompok kecil untuk merancang media inovatif mereka sendiri. Dengan bimbingan tim pengabdian, muncul berbagai karya kreatif dari peserta didik yang mencerminkan pemahaman konsep energi terbarukan secara nyata.


Agenda berlanjut pada 22 Oktober 2025 dengan presentasi hasil pembuatan media oleh peserta didik. Dalam sesi ini, setiap kelompok mampu menjelaskan prinsip kerja media yang mereka rancang dengan percaya diri, mulai dari konsep konversi energi hingga penerapan teknologi sederhana berbasis STEM. Peserta didik juga menunjukkan pemahaman mendalam terhadap fungsi dan manfaat media yang telah dihasilkan, memaparkan kelebihan dan kekurangannya, sekaligus mampu menjawab pertanyaan dari tim pengabdian dengan argumentasi ilmiah yang logis dan runtut. Presentasi diakhiri dengan sesi umpan balik dari tim pengabdian, serta pelaksanaan posttest literasi energi.
Melalui kegiatan ini, Tim Pengabdian Masyarakat Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Sriwijaya berhasil menumbuhkan kreativitas, literasi energi, serta kemampuan siswa dalam mengembangkan media pembelajaran kontekstual dan ramah lingkungan. Kolaborasi dengan Universiti Teknologi Malaysia juga memperkuat jejaring internasional dalam pengembangan inovasi pendidikan sains berbasis STEM.
Pelatihan ini mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dengan meningkatkan mutu pembelajaran melalui pembuatan media inovatif dan penguatan literasi energi, berkontribusi pada SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) dengan menumbuhkan kesadaran akan energi alternatif ramah lingkungan, serta mendukung SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengembangan teknologi sederhana berbasis STEM dalam pendidikan



