Kamis, 24 Okt 2024 - 22:19:00 WIB - Viewer : 6188
Pelatihan Penyusunan Soal Literasi Numerasi Interaktif Bagi Guru Matematika SMP di Muara Enim
IST
AMPERA.CO - Programme for International Student Assessment (PISA) menekankan bahwa literasi matematika mencakup lebih dari sekadar perhitungan. Literasi matematika atau biasa dikenal dengan sebutan “Literasi Numerasi” didefinisikan sebagai kemampuan siswa untuk menerapkan konsep matematika dalam kehidupan nyata. Kemampuan ini meliputi merumuskan masalah, memilih strategi penyelesaian, menafsirkan hasil, mengambil keputusan yang tepat, serta menggunakan matematika sebagai alat untuk mendeskripsikan, menjelaskan, ataupun memprediksi suatu fenomena di dunia nyata. Pentingnya literasi numerasi semakin ditekankan, baik dalam studi PISA maupun dalam kebijakan pendidikan nasional, seperti Permendiknas No. 22 Tahun 2006, yang bertujuan agar siswa dapat memecahkan masalah matematika dalam konteks kehidupan sehari-hari. Selain itu, Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 menekankan pentingnya keseimbangan antara pengembangan kemampuan kognitif, seperti literasi numerasi, dengan pembentukan karakter siswa. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan di Indonesia tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga ingin membentuk pribadi yang berkarakter. Integrasi antara literasi numerasi dan pembentukan karakter merupakan tantangan bagi pendidik. Namun, hal ini sangat penting untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya sukses secara akademik, tetapi juga memiliki kontribusi positif bagi Masyarakat.
Terungkap dari beberapa hasil penelitian, rendahnya minat baca dan kemampuan menyelesaikan soal literasi numerasi menjadi penyebab utama rendahnya literasi numerasi siswa di Sumatera Selatan. Hal tersebut dikarenakan kurangnya pembiasaan membaca dan menyelesaikan soal-soal literasi numerasi. Ditambah lagi, berdasarkan wawancara dengan perwakilan guru MGMP Matematika Kabupaten Muara Enim, terungkap bahwa banyak guru masih merasa asing dengan konsep dan penerapan soal-soal literasi numerasi pada kegiatan pembelajaran. Melihat pentingnya dan masih rendahnya literasi numerasi siswa di Sumatera Selatan, Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Sriwijaya, melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pendampingan bagi guru matematika dalam merancang soal-soal literasi numerasi yang interaktif. Pendampingan ini bertujuan untuk membekali guru dengan kemampuan menyusun soal-soal literasi numerasi yang interaktif, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kemampuan literasi numerasi, sekaligus mengembangkan karakter siswa.
Kegiatan pendampingan penyusunan soal literasi numerasi yang diselenggarakan secara hybrid telah berhasil dilaksanakan. Dengan antusiasme yang tinggi, 30 orang guru matematika SMP mengikuti kegiatan pendampingan tatap muka di SMPN 1 Muara Enim pada 26 September 2024. Melalui kegiatan pendampingan ini, para guru tidak hanya memperkaya pengetahuan teoritis tentang soal-soal literasi numerasi, tetapi juga langsung mempraktikkan penyusunan soal-soal literasi numerasi yang interaktif, menarik, serta sesuai dengan kebutuhan siswa.
Antusias Guru Peserta Kegiatan Pendampingan
Komitmen untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di Muara Enim tidak berhenti setelah pertemuan tatap muka. Kegiatan pendampingan secara daring melalui Zoom dan WhatsApp secara rutin dilakukan untuk memberikan dukungan dan evaluasi kepada para guru peserta pendampingan. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa ilmu yang diperoleh dalam kegiatan pendampingan dapat diterapkan secara efektif dalam proses pembelajaran di kelas.
Kegiatan pendampingan penyusunan soal literasi numerasi ini mendapat sambutan positif dari seluruh peserta. Semua peserta sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kompetensi penyusunan soal literasi numerasi. Pendampingan penyusunan soal literasi numerasi untuk guru matematika di Kabupaten Muara Enim ini dapat dikatakan sukses. Peningkatan kompetensi dan antusiasme dari peserta pendampingan menjadi bukti keberhasilan kegiatan pendampingan ini.
*) Penulis adalah Dosen Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Sriwijaya



