Jumat, 31 Okt 2025 - 18:38:00 WIB - Viewer : 4084
Pemanfaatan AI dalam penyusunan materi layanan dasar Bimbingan dan Konseling melalui kegiatan PkM
IST
AMPERA.CO, Palembang - Visi Program Studi Bimbingan dan Konseling (PSBK) FKIP Universitas Sriwijaya adalah mengembangkan keilmuan bimbingan dan konseling (BK) komprehensif untuk peningkatan mutu layanan di berbagai jenang Pendidikan. Melalui visi ini PSBK berfokus pada tiga kegiatan utama yaitu Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) merupakan suatu strategi dalam mencapai tujuan dan visi PSBK dalam upaya menyebar luaskan hasil karya penelitian dan pengembangan kepada masyarakat BK yaitu Guru BK dan atau Konselor sebagai bentuk peningkatan mutu Pendidikan nasional.
Pada tanggal 22 – 25 Oktober 2025, Tim Pelaksana PKM PSBK yang diketuai oleh Ibu Khadijah Lubis, S.Pd., M.Pd. bersama dosen dan mahasiswa PSBK melaksanakan PKM bagi guru BK dan atau Konselor SMA di Kota Palembang dan dilaksanakan di SMAN Sumatera Selatan. Kegiatan ini mengusung tema” Pelatihan Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) Untuk Penyusunan Materi Layanan Dasar Bagi Guru Bimbingan Dan Konseling”. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru BK SMA di Kota Palembang dalam memanfaatkan AI untuk kemudahan dalam Menyusun dan merancang layanan dasar. Untuk kelancaran kegiatan, maka tim pelaksana berkoordinasi dengan Musyawarah Guru BK (MGBK) Kota Palembang yang diketuai oleh Bapak Bagus Abdillah, S.Pd., M.Pd. di mana koordinasi kedua pihak dilakukan untuk menganalisis kebutuhan sasaran, lokasi kegiatan, koordinasi ke dinas terkait dan pihak-pihak terkait. Peserta kegiatan berjumlah 23 orang guru BK dari20 Sekolah baik Negeri maupun Swasta.
Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Amphitheater SMAN Sumatera Selatan, dibuka oleh Koordinator Program Studi Bimbingan dan Konseling, Ibu Fadhlina Rozzaqyah, M.Pd. yang mengemukakan:
“Melalui kegiatan PKM ini, selain meningkatkan khazanah ilmu dan kompetensi pedagogik/professional guru BK dan atau Konselor, kegiatan ini juga semoga menjadi ajang silaturahmi dan diskusi terkait perkebangan bimbingan dan konseling dan permasalahan yang dihadapi, terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi yang sangat cepat sehingga sebagai guru dan praktisi bidang Pendidikan kita juga dituntut beradaptasi dengan cepat pula”.
Pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam dunia pendidikan saat ini menjadi salah satu strategi utama untuk menghadapi tantangan di era digital, termasuk dalam bidang Bimbingan dan Konseling (BK). Guru BK memiliki peran sentral dalam membentuk karakter, kemampuan sosial, serta menjaga kesehatan mental peserta didik melalui layanan dasar yang relevan dan sesuai dengan konteks kebutuhan siswa. Namun, di lapangan masih banyak guru BK tingkat SMA, terutama di Kota Palembang, yang menghadapi kesulitan dalam mengembangkan materi layanan yang inovatif dan menarik. Oleh karena itu, pelatihan pemanfaatan teknologi AI, khususnya ChatGPT, menjadi upaya strategis untuk meningkatkan efektivitas layanan konseling di sekolah.
Pemaparan materi oleh Bapak Sigit Dwi Sucipto, M.Pd.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menawarkan solusi berupa pelatihan intensif penggunaan ChatGPT guna membantu guru BK dalam menyusun materi layanan dasar yang kreatif, efisien, dan sesuai kebutuhan siswa. Pelatihan dilaksanakan secara tatap muka dengan pendekatan berbasis praktik langsung, mencakup pengenalan konsep dasar AI dan ChatGPT, demonstrasi penggunaan, praktik pembuatan materi layanan, diskusi kelompok, serta evaluasi hasil kerja peserta. Selain itu, kegiatan ini juga dilengkapi dengan pendampingan daring setelah pelatihan agar penerapan ilmu yang diperoleh dapat terus berlanjut secara berkelanjutan.
Teknologi utama yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ChatGPT, sebuah model AI berbasis pemrosesan bahasa alami yang mampu menghasilkan teks sesuai dengan konteks dan kebutuhan pengguna. Guru BK dilatih untuk membuat prompt atau instruksi yang efektif agar ChatGPT dapat menghasilkan materi layanan yang sesuai dengan tema serta karakteristik peserta didik. Inovasi kegiatan ini terletak pada penerapan teknologi AI untuk mendukung peran guru BK dalam aspek non-akademik, sebuah area yang selama ini jarang tersentuh oleh kemajuan teknologi digital.
Dosen dan mahasiswa memandu praktik penggunaan AI/ChatGPT
Peserta memaparkan tugas dari hasil praktik yang telah dilakukan
Melalui kegiatan PKM ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan menambah efektivitas penggunaan media BK termasuk pemanfaatan AI/ChatGPT dalam penyusunan materi layanan dasar bimbingan dan konseling.



