Kamis, 07 Sep 2017 - 00:08:00 WIB - Viewer : 2424

Pembangunan Hotel Ibis Kembali Distop

Rep : AT. Putra / ed : Feri Y

AMPERA.CO, Palembang - Berdasarkan hasil rapat akhir, lanjutan kasus pembangunan Hotel Ibis milik Thamrin Group yang ada di Jalan Letkol Iskandar, Kelurahan 15 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) I eks Bioskop Sanggar menghasilkan beberapa poin penting.

Pertama, meminta kepada pemilik untuk menutup satu basement. Karena dianggap tidak layak, berdasarkan luasan lahan dan kajian tim ahli.

Kedua, meminta kepada pemilik agar memperbaiki semua kerusakan lingkungan akibat pembangunan dan bertanggungjawab atas kerugian warga sekitar dengan membuat surat berkekuatan hukum, bahwa bersedia bertanggungjawab.

Ketiga, meminta kepada Pemkot Palembang dalam hal ini, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM- PTSP) Palembang mengecek dan memberikan laporan sepekan kedepan, apakah revisi sudah dilakukan apa belum.

"Selama proses yang diminta masih berjalan. Stop semua pembangunan, jangan ada aktivitas dahulu dimulai Rabu (6/9) sampai izin revisi diterbitkan. Jika semua proses bisa dilakukan dengan benar dan sesuai aturan. Maka, PT Thamrin Group selaku pemilik, bisa melanjutkan pembangunan,"kata Ketua Komisi II, Chandra Darmawan usai melakukan rapat gabungan bersama Komisi III, Perwakilan PT Indo Citra Mulia (ICM) anak perusahaan Thamrin Group atau kontraktor pembangunan Hotel Ibis yang diwakili oleh Direktur Operasional yang merupakan anak Kokoh Gunawan (Thamrin), Head Legal Thamrin Group dan Dinas terkait lainnya, Selasa (6/9).

Chandra mengatakan, penutupan sementara itu, jangan diartikan DPRD Palembang menghambat proses investasi di Palembang. Tapi, lebih kepada pengembang yang ingin menanamkan modalnya agar taat aturan yang berlaku sesuai Undang-undang (UU) maupun Peraturan Daerah (Perda) Palembang yang berlaku.

"Apa yang menjadi keluhan masyarakat sekitar sudah kita suarakan pada pemilik dan siap bertanggungjawab berdasarkan hasil rapat,"katamya.

Sementara itu, Direktur Operasional PT ICM yang merupakan putri dari Kokoh Gunawan (Thamrin) Elisa Thamrin mengatakan, ia siap bertanggungjawab atas persoalan yang ditimbulkan selama ini.

"Terkait penutupan sementara, kami akan jalankan. Sementara untuk penutupan satu basement, kami akan kaji dulu bersama tim,"pungkasnya.

Diketahui, polemik pembangunan Hotel yang direncanakan dibangun 11 lantai ditambah 2 basement ini muncul atas laporan warga atas berbagai kerusakan lingkungan.

Komentar Berita