Senin, 31 Jul 2017 - 12:07:00 WIB - Viewer : 6468

Pemerintah OKUS dan Pemprov Sumsel Tutup Mata

Rep : AT. Putra/ed:Feri

AMPERA.CO, Oku Selatan - Masyarakat 4 desa di Kecamatan Muara Dua Kisam, Kabupaten Oku Selatan (OKUS) mengeluhkan lambannya perbaikan jalan Sugihan yang menghubungkan 4 desa yakni Sugihan, Tanjung Tebat, Dusun Tengah dan Desa Lawang Agung. Akibatnya sejumlah kebutuhan pokok melonjak tajam.

Salah seorang warga, Hamdani mengatakan, sejak bencana alam longsor Tahun 2016, yang mengakibatkan jalan dipenuhi batu besar di jalan membuat warga mengurangi masyarakat dalam melakukan aktivitas. Karena, hanya Jalan itu satu-satunya sebagai urat nadi bagi masyarakat 4 desa tersebut.

"Warga kesulitan dalam beraktivitas. Karena kebanyakan warga menggunakan sepeda motor dalam beraktivitas, Jalan Sugihan itu urat nadi bagi masyarakat Desa ex Marga Bayur Kecamatan Muara Dua Kisam Kabupaten Oku Selatan,"katanya, Senin (31/7).

Dijelaskannya, selain berdampak pada aktivitas masyarakat akibat jalan tak kunjung diperbaiki, masyarakat juga mengeluhkan melonjaknya harga kebutuhan pokok.

"Semua kebutuhan pokok dan sayur mayur melonjak tajam. Anak-anak sekolah juga mengalami kesulitan, kami mohon perhatian dari Pemerintah OKUS dan Gubernur Sumsel secepatnya memperbaiki jalan tersebut,"imbuhnya.

Hal serupa juga diungkapkan salah satu tokoh masyarakat sekitar Najamudin, mengatakan, pihaknya meminta Pemerintah OKUS maupun Pemprov Sumsel segera memperbaikinya, jangan sampai ada korban jiwa baru bergerak.

"Kami minta Pemerintah Jangan tutup mata. Kami juga warga Sumsel yang sama seperti warga Kabupaten/kota lainnya yang ingin mendapatkan fasilitas layak,"katanya.

Dtambahkannya, jalan rusak parah yang dipenuhi batu besar itu jaraknya sekitar 1 kilo meter.

"Pada siapa lagi kami harus mengadu. Kalau bukan pada Pemerintah. Kami harap Pemerintah mau mendengar tangisan rakyat,"pungkasnya.

    Simak Berita lainnya seputar topik artikel ini :