Sabtu, 30 Jul 2016 - 13:41:00 WIB - Viewer : 4008

Pemerintah Turki Umumkan Bukti Keterlibatan Gulen dalam Kudeta

Fethullah Gulen, Ulama Turki yang tinggal di AS

AMPERA.CO, Ankara - Kantor berita Turki Anadolu Agency mengungkap bukti-bukti keterlibatan Fethullah Gulen dalam upaya kudeta 15 Juli. Bukti berasal dari keterangan petinggi militer, tayangan video serta dokumen yang disita. 
Berikut keterangan saksi yang menyebut keterlibatan Gulen.

1. Pegakuan Kepala Staf Jenderal Huluki Akar

Dalam kesaksiannya ke jaksa Ankara, Jenderal Akar mengatakan ia diminta berbicara dengan Fethullah Gulen lewat telepon saat ditahan kelompok prokudeta. Permintaan itu datang dari Jenderal Hakan Evrim.

"Hakan Evrim (prokudeta) mengatakan mereka akan menghubungkan saya berbicara dengan Gulen yang digambarkannya sebagai `oponion leader`," ujar akar. "Namun saya menolak tawaran itu." 

Ia pun yakin kelompok pengudeta merupakan anggota dari kelompok Fethullah Terrorist Organization (Feto) . Akar pun mengecam upaya kudeta terhadap pemerintahan yang sah dan menyebutnya sebagai noda hitam dari catatan sejarah Turki. Terutama saat Pasukan Keamanan Turki sedang memperoleh kesuksesan dan perang melawan organisasi teroris Kurdi (PKK). 

2. Pengakuan Letnan Kolonel Levent Turkkan

Turkkan yang juga pembantu dekat Hulusi Akar mengakui memiliki hubungan dengan Fethullah Terrorist Organization. Dalam kesaksiannya pada 20 Juli, Turkkan mengatakan, ia merupakan anggota loyal kelompok itu sejak muda. 

"Saya merupakan anggota pemerintahan paralel atau Feto. Saya telah mengabdi di komunitas ini selama bertahun-tahun secara sukarela," katanya. "Saya mematuhi perintah dan instruksi dari `saudara besar`."  

Turkkan merupakan orang dari keluarga miskin di provinsi barat laut, Bursa. Ia bertemu dengan kelompok Gulen tersebut saat berada di sekolah menengah. Ketika itu Turkkan tinggal di Asrama. 

"Sejak usia saya lima tahun, impian besar saya adalah menjadi pejabat militer," ujarnya. Turkkan telah ditahan menyusul kudeta gagal tersebut. Ia juga mengakui pernah memata-matai mantan kepala staf Necdet Ozel yang bertugas antara 2011-2015. 

3. Polisi Tertangkap Berpakaian Militer

Salah satu bukti keterlibatan Gulen juga terungkap pada saat malam kudeta. Mantan Manajer Cabang Keamanan Mithat Aynaci ditahan setelah tertangkap berpakaian seragam militer di sebuah tank di Istanbul. Aynaci telah ditangguhkan dari tugasnya pada November 2014 terkait dengan Feto. Ia kemudian dipecat.  

4. Keterangan Kemal Isikli

Isikli yang dituduh berperan sebagai `imam` dalam rantai komando SAT pengkudetaan pemerintah mengatakan, peran "saudara besar" ditawarkan kepadanya saat pembicaraan dengan kelompok Feto. 

Isikli mengaku pertama kali bersentuhan dengan Feto pada 1997. Saat itu ia mendatangi Sabah Privat Tuition Center di Provinsi Konya. "Saat itu seseorang meminta saya menjadi `saudara besar`," ujarnya. 

5. Pengakuan Brigadir Jenderal Fatih Celaleddin Sagir

Celaleddin Said Sagir merupakan salah satu jenderal yang mengaku terkait dengan Feto. Sagir berasal dari Komando Brigade Pelatihan Infantri ke-5 di Provinsi Sivas. Ia mengaku dikenalkan ke kelompok Feto saat di Akademi Militer. 

"Saya kontak dengan mereka dari 1988 sampai 1992. Bagaimanapun dari 1992 sampai 2007 saya hanya sekedar simpatisan," ujarnya.

Sagir dituduh akan diangkat menjadi komandan pelaksanaan hukum darurat jika kudeta berhasil. Sebelumnya Gulen membantah segala keterlibatan dalam kudeta. 

Anadolu Agency

Komentar Berita