Rabu, 10 Jun 2015 - 20:32:00 WIB - Viewer : 9944
Pengrajin Batu Bata Keluhkan Alami Kerugian Akibat Musim Penghujan
Foto: Ferwan
AMPERA.CO, Musi rawas - Para pengrajin batu bata di kabupaten Musi Rawas mulai mengalami kerugian, pasalnya akibat musim penghujan proses pengeringan batu bata menjadi kian terhambat. Seperti di kawasan pengrajin batu bata yang berada di Desa G Mataram kecamatan Tugumulyo kabupaten Musi Rawas. Kawasan desa ini merupakan pusat pengrajin batu bata yang hampir secara keseluruhan warga desanya berkerja sebagai pengarajin batu bata.
Saat ini cuaca hujan yang terus menguyur wilayah kabupaten Musi Rawas, turut juga berdampak pada produksi batu bata. Hal ini pun diakui salah seorang pengrajin batu bata Agus, dimana pada musim penghujan produksi batu bata miliknya mengalami penurunan.
Jika sebelumnya proses penjemuran batu bata yang baru selesai dicetak hanya membutuhkan waktu pengeringan satu bulan, kini musim penghujan menjadi lebih lama yakni bisa mencapai dua bulan.
Untuk meminimalisir kerugian akibat keterlambatan produksi, ia terpaksa menambah biaya opersaional, yakni membeli kayu bakar yang akan digunakan untuk membakar batu bata agar lebih cepat kering. “sekarang susah karena sering hujan, jadi batu bata lambat kering dan terpaksa pengeringan dengan kayu bakar” jelas agus.
BerlianPratama



